Kisah Tabuhan Ember Suporter Indonesia Antar Leo/Daniel Juara Dunia
- KBRI Moskow
Para pendukung Indonesia bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil memberikan hormat kepada bendera Merah Putih yang dinaikan. Nampak pula anak-anak Rusia yang turut berdiri sambil menghormat bendera Merah Putih menirukan pendukung Indonesia.
Sementra itu, medali perak diraih pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dan pasangan ganda campuran Leo Rolly Carnando/Indah Cahaya Sari Jamil. Satu medali lainnya, yaitu medali perunggu disumbangkan Yonathan Ramlie untuk nomor tunggal.
Sebelumnya, pada 5 Oktober lalu di final untuk kategori beregu, tabuhan ember-ember, yel-yel dan sorak sorai pendukung Indonesia juga mengantarkan Tim Indonesia meraih medali emas. Tim Indonesia berhasil mengalahkan China dengan skor 3-1.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang juga di Kazan Gymnastic Center dan bendera Merah Putih berada di atas bendera China, Jepang dan Thailand saat dinaikan di puncak acara penyerahan Piala Suhandinata. Kejuaraan beregu ini berlangsung tanggal 30 September sampai 5 Oktober 2019 di tempat yang sama.
Tim junior bulutangkis Indonesia yang merupakan atlet-atlet masa depan Indonesia ini dipimpin langsung oleh legendaris bulutangkis Indonesia dan dunia, Susy Susanti dan Alan Budikusuma.
Azis Nurwahyudi mengatakan keikutsertaan tim bulutangkis Indonesia pada kejuaraan ini juga bagian dari diplomasi. Dengan keikutsertaan dan prestasi ini, Indonesia menjadi lebih dikenal, khususnya di kalangan masyarakat Rusia, dan umumnya di seluruh dunia.
“Kita melihat Alan Budikusuma memberikan coaching clinic bulutangkis kepada para peserta dari berbagai negara di sela-sela kejuaraan ini yang merupakan bagian dari diplomasi. Selamat kepada tim junior bulutangkis Indonesia atas prestasi yang diraih,” kata Azis Nurwahyudi.
