Diawali One Minute Silence, Geothermal Soccer Championship 2025 Berakhir Meriah, IKPT Raih Trofi Perdana
- VoxPop/Luzman Rifqi Karami
Jakarta, VoxPop – Turnamen perdana Geothermal Soccer Championship (GSC) 2025 resmi berakhir meriah di ASIOP Stadium, Jakarta, Minggu sore 31 Agustus 2025. Kompetisi sepakbola yang diinisiasi Geothermal Soccer Indonesia (GSI) berkolaborasi dengan On Us Asia ini menjadi momentum kebersamaan antar-stakeholder panas bumi sekaligus sarana sosialisasi penting untuk pengembangan energi bersih di Indonesia.
Dibuka dengan One Minute Silence
Perhelatan yang dimulai sejak 30 Agustus 2025 tersebut dibuka dengan penuh khidmat melalui one minute silence, sebagai bentuk penghormatan terhadap kejadian tragis yang menimpa bangsa belakangan ini. Momen itu menambah makna tersendiri dalam turnamen yang mengedepankan solidaritas, kebersamaan, dan persatuan.
Acara pembukaan dihadiri perwakilan Kemenpora, Kementerian ESDM, Ketua IIGCE, serta Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API). Antusiasme suporter dan 28 tim peserta perusahaan maupun institusi semakin menambah semarak atmosfer di stadion.
IKPT Juara Perdana
Final GSC 2025 mempertemukan IKPT kontra Apexindo. Babak pertama berlangsung ketat tanpa gol, namun di babak kedua IKPT tampil lebih agresif. Satu gol cepat membuka jalan kemenangan yang akhirnya ditutup dengan skor telak 4-0.
- IKPT keluar sebagai juara pertama,
- Apexindo di posisi kedua,
- PT Duta Hita Jaya merebut tempat ketiga setelah menundukkan PT Pratama Galuh Perkasa.
Trofi juara diserahkan langsung oleh Ketua API, Julfi Hadi, yang mengapresiasi suksesnya turnamen dan berharap kompetisi ini bisa menjadi agenda rutin dengan kategori usia lebih beragam untuk mencetak talenta muda.
Apresiasi dan Hiburan
Ketua GSI, Carson Hakama, juga menyampaikan terima kasih kepada sponsor, asosiasi, serta seluruh peserta. Ia menegaskan komitmen GSI untuk terus berkolaborasi dengan Kemenpora, PSSI, dan stakeholder panas bumi demi pengembangan sepak bola berkelanjutan dan pembinaan talenta muda.
Selain pertandingan utama, turnamen ini juga diramaikan laga ekshibisi:
- Geothermal All Star vs Media All Star
- Universitas Trisakti vs Jakarta Drilling Society
- Government All Star vs Asosiasi Panas Bumi All Star
Hadir pula tiga legenda sepak bola nasional — Ilham Jayakesuma, Markus Harison, dan Robbi Darwis — yang menambah daya tarik turnamen.
Penghargaan Khusus
