Anindya Bakrie hingga Asnawi Mangkualam Bikin Final Piala Presiden 2025 Tetap Punya Aroma Indonesia

Pemilik Oxford United, Anindya Bakrie
Sumber :
  • Instagram @anindyabakrie

Bandung, VoxPop – Final Piala Presiden 2025 menghadirkan kejutan besar: dua klub luar negeri, Port FC asal Thailand dan Oxford United dari Inggris, berhasil melaju ke partai puncak yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Meski tidak ada klub Indonesia di final, aroma Indonesia tetap sangat kuat dalam laga prestisius ini.

img_title Sisakan Ruang untuk Ikhlas, Sebelum Timnas Indonesia Hadapi Singapura, Sejarah Piala AFF Malah Berkata Lain

Dua pemain Timnas Indonesia memperkuat Oxford United, yakni:

  • Ole Romeny, penyerang naturalisasi yang langsung jadi andalan lini depan Oxford, dan
  • Marselino Ferdinan, gelandang muda berbakat yang tampil konsisten sepanjang turnamen.
img_title Timnas Indonesia Ditahan Imbang Singapura, Bagaimana Hitung-hitungannya ke Semifinal Piala AFF 2026?

Di sisi Port FC, nama Asnawi Mangkualam kembali mencuri perhatian. Pemain langganan skuad Garuda ini tampil solid di sektor bek kanan dan jadi motor serangan dari sisi sayap.

Kehadiran tiga pemain Timnas dalam laga final menjadikan pertandingan ini sebagai ajang “rasa Indonesia” meski yang berlaga adalah klub asing.

img_title Saat Timnas Indonesia Obrak-abrik Singapura di Kandang Sendiri

Oxford United: Klub Inggris Rasa Nusantara

Oxford United juga punya keterkaitan kuat dengan Indonesia melalui Anindya Bakrie dan Erick Thohir, dua pengusaha nasional yang kini menjadi pemilik klub. Kehadiran mereka tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam dunia sepak bola global, tetapi juga menciptakan hubungan emosional antara Oxford dan publik Tanah Air.

Tak hanya itu, Anindya Bakrie juga menunjukkan dukungannya secara langsung. Saat pertandingan perdana Oxford United melawan Liga Indonesia All Star di Piala Presiden 2025, ia hadir langsung dan memberikan semangat kepada tim. Momen ini dibagikan melalui akun Instagram pribadinya (@anindyabakrie) yang, memberi motivasi kepada para pemain Oxford.

"Pemain Indonesia mulai berpartisipasi di Oxford United, ada Ole Romeny dan Marselino Ferdinan. Di ajang perdana Oxford United melawan Liga Indonesia All Star, siapa pun yang menang, yang menang Indonesia," kata Anindya Bakrie.

"Seperti diketahui Pak Presiden prabowo bukan cuma mencintai tapi juga mendukung sepakbola Indonesia untuk bisa menjadi pemain besar di kalangan internasional termasuk masuk World Cup. Maju terus sepakbola Indonesia," lanjutnya.

Meskipun duel antara Port FC vs Oxford United merupakan final bertaraf internasional, keterlibatan para pemain dan figur nasional membuat laga ini tetap terasa sangat dekat dengan hati masyarakat Indonesia. Seolah-olah, meski tidak ada klub lokal di lapangan, Indonesia tetap hadir dan mewakili — baik lewat pemain, pemilik, maupun suporter.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut