Sukses Juara China Open 2025, Fikri Siap Jika Dipasangkan Lagi dengan Fajar Alfian

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juara China Open 2025
Sumber :
  • Instagram @badminton.ina

Jakarta, VoxPop – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri menyatakan kesiapannya untuk dipasangkan dengan siapa pun, termasuk kembali berduet dengan Fajar Alfian, setelah keduanya meraih gelar juara di BWF World Tour Super 1000 China Open 2025, pekan lalu.

img_title Jadwal Final China Open 2026: Fajar/Fikri Kejar Gelar Juara, Cek Jam Tayang dan Link Live Streaming

"Sebagai pemain saya siap dipasangkan dengan siapa pun. Namun sejauh ini memang belum ada pembicaraan soal ke depannya," kata Fikri kepada pewarta di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis.

Duet Fajar/Fikri yang terbentuk secara mendadak itu sukses menembus podium tertinggi di Changzhou, menggantikan pasangan asli masing-masing yang tengah absen. Muhammad Rian Ardianto tidak bisa tampil karena alasan pribadi, sementara Daniel Marthin, pasangan tetap Fikri, masih dalam masa pemulihan cedera.

img_title Rekap Wakil Indonesia di China Open 2026: Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri ke Perempat Final

"Awalnya saya cuma diplot buat main di China saja, supaya tetap bertanding karena Daniel cedera. A Fajar kan memang wajib ikut sebagai pemain top 10 dunia, tapi Rian berhalangan. Lalu karena Jepang juga tidak bisa, akhirnya sekalian lanjut," ujar Fikri.

Meski baru pertama kali berpasangan, Fajar dan Fikri mampu menunjukkan kerja sama yang apik, terutama dalam pembagian peran di lapangan. Keduanya merupakan pemain depan, namun bisa saling melengkapi dan menyesuaikan strategi saat bertanding.

img_title Daftar 4 Wakil Indonesia yang Lolos ke Perempat Final China Open 2026, Ada Jonatan Christie

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri

Photo :
  • Instagram @badminton.ina

"Kalau saya lagi di depan, A' Fajar siap cover belakang. Kalau dia nyaman di depan, saya yang mundur. Itu bisa terjadi karena saling pengertian. Kadang nggak perlu komunikasi verbal, kami udah saling tahu," ujar Fikri.

Soal membandingkan kenyamanan bermain dengan berbagai pasangan, Fikri tak ingin mengistimewakan siapa pun.

"Semuanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saya hanya berusaha untuk tidak mengecewakan partner saya," kata Fikri.

Menyoal atmosfer dan tekanan di lapangan, Fikri merasa lebih santai bermain dengan Fajar karena duet mereka tidak dibebani ekspektasi tinggi.

"Karena ini pasangan dadakan, jadi kami lebih enjoy. Ekspektasi orang-orang juga tidak setinggi kalau main dengan pasangan tetap. Tapi justru itu yang membuat kami bisa tampil lepas," ujar Fikri.

Pengalaman bersama Fajar juga memberikan pelajaran penting bagi Fikri, terutama dalam menjaga ketenangan saat bertanding.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut