Sepakbola Indonesia Diselimuti Awan Hitam, Mantan Manajer Timnas Indonesia Meninggal Dunia

IGK Manila
Sumber :
  • VoxPop/Lucky Aditya

VoxPop – Duka mendalam kembali menyelimuti sepak bola Indonesia. Mantan manajer Timnas Indonesia sekaligus Persija Jakarta, I Gusti Kompyang (IGK) Manila, meninggal dunia pada Senin 18 Agustus 2025.

img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Kabar duka ini pertama kali disampaikan Ketua Panpel Persija, Ferry Indra Sjarief. Ia mengonfirmasi bahwa IGK Manila menghembuskan napas terakhir di RS Bunda Menteng, Jakarta, pukul 09.00 WIB.

“Assalamu’alaikum rekan-rekan, telah berpulang Bapak Gubernur ABN Engkong Jendral I.GK Manila jam 9.00 WIB di RS Bunda Menteng,” kata Ferry.

img_title Pesan Prabowo di Kongres PSSI 2026: Negara Tak Boleh Mematikan Mimpi Anak Indonesia Bela Timnas

Sosok Penting di Balik Emas SEA Games 1991

Nama IGK Manila tercatat sebagai bagian penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Ia menjadi manajer Timnas Indonesia yang sukses meraih medali emas SEA Games 1991 di Kamboja.

img_title Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tampil di Piala Dunia 2030, Erick Thohir Diminta Susun Blueprint

Dalam final yang penuh drama di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Indonesia menaklukkan Thailand lewat adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal. Prestasi itu hingga kini dikenang sebagai salah satu pencapaian terbesar Timnas Indonesia di level Asia Tenggara.

Antarkan Persija Juara Liga Indonesia 2001

Tak hanya bersama Timnas, IGK Manila juga punya andil besar bagi kejayaan Persija Jakarta. Ia menjadi manajer Macan Kemayoran ketika menjuarai Liga Indonesia 2001.

Final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi Persija menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-2. Gelar itu disebut-sebut sebagai salah satu momen emas dalam sejarah panjang Persija.

Mundur Karena Kesehatan

IGK Manila meninggalkan jabatannya di Persija pada 2007. Saat itu ia beralasan faktor usia dan kesehatan yang membuatnya tidak lagi bisa maksimal mendampingi tim. Meski demikian, jejaknya bersama Persija tetap dikenang suporter hingga saat ini.

Jadi Gubernur ABN Partai NasDem

Selepas dari sepak bola, IGK Manila masih aktif dalam bidang organisasi. Pada 2020, ia dipercaya menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem. Jabatan itu tetap ia emban hingga akhir hayatnya.

Dijuluki ‘Bapak Wushu’

Selain sepak bola, IGK Manila juga dikenal luas sebagai tokoh olahraga nasional. Ia bahkan dijuluki sebagai “Bapak Wushu” karena peran besarnya dalam memajukan cabang olahraga bela diri tersebut di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut