Ricuh Suporter Usai PSIM vs Persib, Polresta Yogyakarta Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

bus rombongan suporter asal Bandung dengan kaca pecah diamankan kepolisian
Sumber :
  • ANTARA/HO-Polda DIY

Yogyakarta, VoxPop – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta memastikan tidak ada korban jiwa dalam kericuhan antarkelompok suporter yang terjadi di sejumlah titik Kota Yogyakarta, Minggu 24 Agustus 2025 malam. Insiden pecah usai laga PSIM Yogyakarta kontra Persib Bandung dalam lanjutan Super League di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, yang berakhir imbang 1-1.

img_title Reuni Eks FC Utrecht di Indonesia, Maarten Paes Sambut Kedatangan Adrian Dalmau di Super League

“Korban meninggal dunia tidak ada. Kalau luka-luka memang ada sebagian, termasuk anggota polisi juga, tapi semuanya sudah dirawat dan dipulangkan,” ujar Pejabat Sementara (Ps) Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, di Mapolresta Yogyakarta, Senin 25 Agustus 2025 dilansir dari Antara.

Kronologi Kericuhan

img_title Jadwal Super League 2026/2027 Keluar! El Clasico Indonesia Digelar Lebih Cepat, Laga Pembuka Bukan Persib Bandung

Menurut polisi, kericuhan bermula dari insiden bus rombongan suporter Persib yang menyerempet salah satu suporter PSIM di simpang empat Pingit, Kota Yogyakarta, sekitar pukul 21.00 WIB. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, lalu persoalan diselesaikan secara damai dengan santunan Rp2,5 juta yang dikumpulkan dari rombongan suporter Persib.

Namun, informasi simpang siur yang menyebar membuat situasi makin panas dan memicu bentrokan di sejumlah titik lain. Polisi memetakan kericuhan terjadi di dua lokasi utama, yakni Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngabean dan Stasiun Lempuyangan.

img_title Batal ke Luar Negeri, Persib Pilih Bali untuk TC dan Siapkan 3 Laga Uji Coba

Bus rusak akibat rusuh suporter PSIM vs Persib

Photo :
  • Instagram @highlightimnase

Seorang saksi mata sekaligus warganet Instagram @highlightimnase menceritakan situasi mencekam di Malioboro. Sekitar pukul 21.20 WIB, rombongan suporter Persib berkumpul di depan Pasar Beringharjo, kemudian bergerak ke arah utara. Mereka sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan seorang suporter PSIM yang mengendarai motor. Massa kemudian kocar-kacir setelah dikejar aparat keamanan dan warga sekitar. “Dari kejaran itu, satu orang suporter Persib berhasil diamankan sekitar pukul 21.50,” tulisnya.

Jumlah Korban dan Kerugian

Polisi mencatat sekitar 15 orang mengalami luka-luka, termasuk aparat yang terkena lemparan batu dan pecahan kaca. Seluruh korban sudah mendapat perawatan dan dipulangkan.

Selain itu, kerusakan juga menimpa sejumlah kendaraan. Satu bus dan satu minibus mengalami kerusakan fisik, terutama pada bagian kaca dan bodi. Bus yang rusak cukup parah kini diamankan di Mako Brimob Polda DIY Baciro.

Sementara itu, sebanyak 177 suporter Persib yang sempat dievakuasi telah dipulangkan ke Bandung pada Senin pagi, sedangkan sekitar 15 lainnya diberangkatkan dengan kereta api melalui Stasiun Lempuyangan.

Antisipasi dan Koordinasi

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menjelaskan bahwa sebelum pertandingan, pihak kepolisian, panitia pelaksana, serta perwakilan suporter Brajamusti dan Maident sudah menggelar rapat koordinasi di Wisma PSIM. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa kuota tiket hanya untuk suporter PSIM, sesuai aturan PSSI yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu dalam laga Super League.

Meski demikian, kehadiran kelompok suporter tamu tetap tak bisa terhindarkan dan akhirnya memicu insiden di luar stadion. Polisi berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi semua pihak, khususnya PSSI, dalam memberikan solusi agar aksi perusakan dan bentrok antarsuporter tidak terus berulang.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar (Foto: Dede Idrus)

Pemain Persib Ngaku Kelelahan Jelang Final Piala Presiden, Umuh Muchtar: Semua Juga Capek, Bukan Kita Saja!

Pemain Persib Bandung mengaku kelelahan jelang final Piala Presiden 2026. Namun, Umuh Muchtar menegaskan kondisi serupa juga dialami Persebaya dan bukan alasan untuk meng

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut