Balotelli Blak-blakan Pernah Masuk Pernjara Wanita

Striker Timnas Italia, Mario Balotelli.
Sumber :
  • AP Photo/Marcio Jose Sanchez, file

VoxPop – Mario Balotelli buka suara soal tuduhan nyeleneh yang sempat mengguncang publik lebih dari satu dekade lalu ketika dirinya dikabarkan masuk ke penjara wanita tanpa izin.

img_title Tijjani Reijnders Komentari Penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Singgung Sang Adik

Ya, kisah itu sempat viral pada 2011 silam dan menambah panjang daftar kelakuan unik Balotelli di luar lapangan. Kini, 14 tahun berselang, sang striker yang kini berusia 35 tahun mengklarifikasi semuanya dalam wawancara eksklusif bersama Calcio Mercato.


Balotelli mengaku bahwa kejadian itu sebenarnya tidak seperti yang diberitakan media. Ia dan sang adik, Enock, hanya iseng masuk tanpa tahu bahwa tempat tersebut ternyata adalah penjara wanita di Brescia, Italia.

img_title Gelandang Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Segera Kembali ke Italia? Juventus Bisa Merekrutnya dengan Skema Begini

“Waktu itu aku dan adikku masuk ke penjara tanpa tahu itu penjara wanita. Kami pikir itu penjara biasa untuk pria,” kata Balotelli.

“Itu semua cuma lelucon kecil, tapi jadi dibesar-besarkan. Kami sempat ditahan sebentar, lalu dilepaskan. Kami bahkan tidak tahu butuh izin khusus untuk masuk ke sana.”

img_title Update Transfer Rodri ke Real Madrid: Los Blancos Belum Menyerah, Manchester City Minta Segini

Balotelli pun menegaskan bahwa tidak ada niat buruk di balik aksinya.“Kami cuma penasaran. Tapi ya, itu memang tindakan bodoh. Aku juga malu saat itu,” ujarnya sambil tertawa.


Dalam wawancara yang sama, Balotelli juga menyinggung insiden legendaris lain ketika rumahnya di Inggris hampir terbakar karena kembang api yang dinyalakan di kamar mandi pada 2011, tepat sehari sebelum Derby Manchester.

“Itu bukan aku yang nyalain, tapi teman adikku,” ucap Balotelli.

“Tapi karena rumahku yang terbakar, semua orang pikir aku yang melakukannya. Itu yang paling kusesali, karena bisa berbahaya banget.”

Lucunya, sehari setelah rumahnya nyaris jadi abu, Balotelli justru tampil luar biasa dan mencetak dua gol saat Manchester City menghancurkan Manchester United 6-1 di Old Trafford.

Selebrasi ikoniknya “Why Always Me?” pun lahir dari momen itu simbol khas yang melekat di sepanjang kariernya.

Meski kini berstatus free agent setelah terakhir bermain untuk Genoa musim lalu, Balotelli tetap menjadi sosok yang tak terlupakan.
Eks penyerang dengan 36 caps bersama Timnas Italia itu memang dikenal eksentrik tapi juga karismatik, dengan kombinasi talenta luar biasa dan kisah hidup penuh warna.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut