Kala MotoGP 2025 Makin Brutal, Johann Zarco Jadi Pembalap dengan 'Juara Jatuh', Simak Data Lengkapnya
- crash.net
VoxPop – MotoGP 2025 telah resmi berakhir di Valencia dengan Marc Marquez keluar sebagai juara dunia untuk ketujuh kalinya di kelas premier. Namun di balik selebrasi gelar dan kemenangan, ada satu statistik menarik yang jarang dibahas secara mendalam tetapi sangat menentukan performa seorang pembalap sepanjang musim, yakni jumlah kecelakaan atau crash.
Dengan total 22 seri grand prix dan format sprint race yang membuat kalender musim ini semakin padat, jumlah insiden di lintasan ikut melonjak signifikan. MotoGP 2025 bahkan mencatat rekor jumlah balapan terbanyak dalam satu musim, mencapai 44 race. Tak heran jika data crash para pembalap menjadi sorotan, terutama bagi mereka yang tampil agresif di batas maksimal motor.
Dari seluruh data yang dirangkum sepanjang musim, satu nama muncul di puncak daftar pembalap dengan jumlah kecelakaan terbanyak.
Johann Zarco Jadi Pembalap Paling Sering Jatuh di MotoGP 2025
Johann Zarco Jadi Pembalap Paling Sering Jatuh di MotoGP 2025
- DOk. LCR Honda
Johann Zarco tercatat sebagai pembalap dengan jumlah crash terbanyak sepanjang MotoGP 2025. Pembalap LCR Honda tersebut mengalami hampir 30 kali kecelakaan dalam satu musim, menjadikannya yang paling sering terjatuh dibanding rider lain di grid.
Musim 2025 sejatinya tetap menghadirkan momen spesial bagi Zarco, termasuk kemenangan dramatis di MotoGP Prancis dalam kondisi hujan. Namun di balik hasil manis tersebut, musim keduanya bersama tim satelit Honda juga diwarnai banyak masalah teknis dan kesulitan adaptasi dengan RC213V. Motor Honda yang dikenal agresif dan sulit dikendalikan di batas maksimal menjadi faktor utama tingginya angka crash Zarco.
Joan Mir Sempat Pegang Rekor Buruk, Tapi Bangkit
Sebelum Zarco menguasai daftar ini, Joan Mir sempat memegang rekor tidak diinginkan sebagai pembalap dengan crash terbanyak di paruh pertama musim. Juara dunia MotoGP 2020 itu mencatat 15 kali kecelakaan hanya dalam rentang GP Thailand hingga GP Ceko.
Namun Mir menunjukkan perkembangan signifikan di paruh kedua musim. Performa Honda mulai membaik, dan Mir sukses meraih podium di Motegi serta Sepang. Ia juga berhasil menekan angka kecelakaan, menutup musim dengan posisi kelima dalam klasemen pembalap dengan crash terbanyak.
