PBSI Pasang Target Tinggi Usai Ubed Angkat Trofi Thailand Masters 2026

Ubed Berjaya di Thailand Masters 2026
Sumber :
  • Dok. PBSI

VoxPop – Nama Muhammad Zaki Ubaidillah mendadak jadi sorotan publik bulu tangkis Indonesia. Tunggal putra muda yang akrab disapa Ubed itu sukses mencetak terobosan besar usai menjuarai BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026. Gelar ini bukan sekadar trofi biasa, tetapi menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia punya calon andalan baru di sektor tunggal putra.

img_title Kata-kata Leo/Daniel usai Juara Taipei Open 2026, Langsung Bidik Gelar Berikutnya

Bermain di Nimibutr Stadium, Patumwan, Thailand, Minggu 1 Februari, Ubed tampil penuh determinasi saat menghadapi wakil tuan rumah Panitchaphon Teeraratsakul. Laga berlangsung sengit hingga tiga gim sebelum akhirnya Ubed menang tipis 21-19, 20-22, 21-19.

Kemenangan tersebut menjadi gelar Super 300 pertama sepanjang kariernya. Lebih dari itu, performa Ubed di partai puncak dinilai menunjukkan kematangan mental yang jarang dimiliki pemain seusianya.

img_title 531 Atlet dari 36 Negara Berebut Poin Olimpiade di Asian Taekwondo Indonesia Open 2026

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menilai keberhasilan Ubed bukan hanya soal teknik, tetapi juga ketangguhan di momen krusial.

Ubed Berjaya di Thailand Masters 2026

Photo :
  • Dok. PBSI
img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

“Poin positif dari Ubed pada pertandingan final, selain berhasil meraih gelar Super 300 pertamanya, adalah kemampuannya melewati momentum-momentum krusial,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, daya juang Ubed saat tertekan menjadi bekal penting untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

“Itu modal penting yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Gelar ini sekaligus menempatkan Ubed dalam daftar eksklusif tunggal putra Indonesia yang pernah menjuarai Thailand Masters. Sebelumnya, hanya Tommy Sugiarto yang mampu melakukannya, bahkan dua kali beruntun pada 2017 dan 2018.

Namun PBSI tidak ingin Ubed cepat berpuas diri. Target yang dipasang justru jauh lebih ambisius.

Eng Hian menegaskan tantangan sesungguhnya adalah konsistensi, bukan sekadar satu gelar.

“Ke depan, Ubed harus mampu menjaga konsistensi performa agar bisa masuk ke peringkat Top 15 dunia pada tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 yang akan dimulai pada tahun 2027,” kata Eng Hian.

Saat ini, berdasarkan data resmi BWF sebelum poin Thailand Masters dihitung, Ubed masih berada di peringkat 44 dunia dengan 33.485 poin. Tambahan poin dari status juara diperkirakan akan mendongkrak posisinya secara signifikan pada pembaruan ranking terbaru.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut