Gagal Tampil di Kejuaraan Asia 2026, Timnas Voli Indonesia Tersingkir Bukan Karena Ranking, Ini Penyebab Sebenarnya

Timnas Voli Putra Indonesia
Sumber :
  • NOC Indonesia

Jakarta, VoxPop – Kabar kurang menyenangkan datang untuk pecinta bola voli nasional. Timnas Voli Putra Indonesia dipastikan absen dari panggung bergengsi AVC Continental Championships 2026. Padahal turnamen ini merupakan salah satu kompetisi paling prestisius di Asia yang mempertemukan tim tim terbaik benua kuning.

img_title PBVSI Umumkan 18 Pemain Timnas Voli Indonesia untuk Asian Games 2026, Kombinasi Senior dan Muda

Konfederasi Bola Voli Asia atau AVC resmi merilis daftar peserta untuk edisi 2026. Kejuaraan akan dibagi dua sektor. Nomor putri digelar di Tianjin, China pada 21 sampai 30 Agustus, sedangkan sektor putra berlangsung di Fukuoka, Jepang pada 4 sampai 13 September 2026.

Dari Indonesia, hanya tim putri yang mendapat tiket. Sementara tim putra harus gigit jari. Banyak yang mengira kegagalan ini karena faktor peringkat dunia atau performa keseluruhan. Namun faktanya, penyebab utamanya justru berkaitan dengan regulasi baru zona Asia Tenggara.

img_title Siapa Tisya Amallya Putri? Prajurit TNI AL yang Kembali Jadi Andalan Marcos Sugiyama di SEA V Cup 2026

AVC menerapkan sistem seleksi yang cukup ketat. Total hanya 12 tim yang berhak tampil di masing masing sektor. Komposisinya terdiri dari tuan rumah, juara bertahan, juara AVC Nations Cup, empat tim dengan ranking FIVB tertinggi, serta perwakilan juara dari setiap zona Asia.

Zona tersebut meliputi CAVA, WAVA, EAVA, OZVA, dan SAVA atau Asia Tenggara. Artinya, jatah dari ASEAN sangat terbatas dan harus diperebutkan lewat jalur prestasi tertentu.

img_title Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V Cup 2026, Venisa Dwi Masuk Gantikan Tina Syifa

Nasib Tim Putra Ditentukan SEA Games

Masalah muncul ketika Federasi Bola Voli Asia Tenggara (SAVA) menerapkan aturan baru. Mulai tahun ini, wakil ASEAN untuk Kejuaraan Asia hanya diambil dari juara SEA Games edisi terakhir.

Di sinilah langkah Indonesia terhenti. Pada SEA Games 2025, tim putra Merah Putih gagal mempertahankan medali emas. Skuad Garuda harus puas menjadi runner up setelah dikalahkan Thailand di partai final.

Hasil itu membuat Thailand otomatis menjadi wakil tunggal zona Asia Tenggara di AVC Continental Championships 2026. Dengan kata lain, bukan ranking, bukan undangan khusus, melainkan murni karena gagal juara SEA Games.

Tim Putri dapat Berkah Regulasi

Berbeda dengan tim putra, sektor putri justru diuntungkan oleh situasi ini. Thailand yang meraih emas sudah lebih dulu lolos sebagai juara bertahan. Vietnam juga mengamankan tiket lewat status juara AVC Nations Cup 2025. Kondisi tersebut membuat slot SAVA dialihkan ke peringkat berikutnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut