Ambisi Gila Honda di MotoGP 2027, Tambah Motor Jadi 6 dan Siap Depak Pembalap Top

Pembalap Honda, Luca Marini dan Joan Mir
Sumber :
  • HRC MotoGP

VoxPop – Keputusan besar tengah disiapkan oleh Honda Racing Corporation dalam menghadapi musim MotoGP mendatang. Pabrikan asal Jepang itu dikabarkan tidak lagi puas hanya menjadi pelengkap di papan tengah, melainkan sedang merancang ekspansi agresif dengan menurunkan hingga enam motor di grid pada musim 2027.

img_title ITDC: Perputaran Ekonomi Ajang MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika Diprediksi Lampaui Rp 4,9 Triliun

Langkah ini bukan sekadar soal jumlah, tetapi strategi jangka panjang untuk kembali ke puncak persaingan, sebuah posisi yang sempat mereka kuasai di era dominasi Marc Marquez.

Jika rencana ini terealisasi, Honda akan kembali ke format yang pernah mereka jalankan pada 2018: dua motor tim pabrikan, ditambah masing-masing dua motor di tim satelit.

img_title Regulasi Pakai Satu Motor Terancam Batal, KTM jadi Penghalang Utama?

Setelah sempat menyusut dari delapan motor (2014) menjadi hanya empat dalam beberapa tahun terakhir, ekspansi ini menunjukkan satu hal jelas: Honda ingin mempercepat proses kebangkitan mereka.

Seorang sumber internal yang dikutip Motorsport menyebut bahwa penambahan motor akan membuka ruang eksperimen yang jauh lebih luas.

img_title Klasemen MotoGP 2026 Usai Marc Marcuez Menggila di Sachsenring

“Dengan lebih banyak motor, kami punya fleksibilitas lebih besar dalam pengembangan dan penempatan pembalap,” demikian pernyataan Honda Racing Corporation

Berburu Tim Satelit Baru

Masalahnya, rencana ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Honda membutuhkan satu tim satelit tambahan—dan opsi yang tersedia semakin terbatas.

Pendekatan sempat dilakukan ke Trackhouse Racing MotoGP Team, namun tim asal Amerika itu memilih tetap setia dengan Aprilia. Sementara itu, Gresini Racing hampir pasti memperpanjang kerja sama dengan Ducati, meski harus kehilangan beberapa pembalap penting di masa depan.

Kini, opsi paling realistis mengarah ke Tech3. Tim yang kini berada dalam bayang-bayang ketidakpastian proyek KTM disebut mulai membuka peluang untuk berganti pemasok mesin.  Jika kesepakatan ini tercapai, maka Honda akan resmi kembali menjadi kekuatan besar dengan jaringan tim yang lebih luas.

Efek Domino untuk Pembalap

Ekspansi ini juga akan memicu perombakan besar di lini pembalap. Nama Fabio Quartararo disebut sudah “dikunci” untuk mengisi kursi tim pabrikan Honda. Artinya, posisi pembalap saat ini seperti Joan Mir dan Luca Marini berada dalam ancaman.

Di sisi lain, Honda masih memiliki dua nama yang terikat kontrak jangka menengah, yakni Johann Zarco dan Diogo Moreira. Moreira bahkan diproyeksikan sebagai investasi masa depan hingga 2028.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut