Terpopuler: Pertamina Enduro Tersungkur di Final Four Proliga, Marc Marquez Belum Pulih Total Usai Crash Mandalika
- Dok. Jakarta Pertamina Enduro
Bagi Goodman, laga ini bukan sekadar pertarungan biasa, melainkan batu loncatan penting untuk kembali menantang penguasa kelas super bantam saat ini, Naoya Inoue.
"Ini semua tentang terus maju untuk mendapatkan kesempatan lain (merebut gelar juara dunia). Mengalahkan orang ini pasti akan mewujudkannya," ujar Goodman sebagaimana dikutip dari laman resmi The Ring, Jumat.
Mengejar Impian yang Sempat Tertunda
Perjalanan Sam Goodman menuju puncak dunia sempat diwarnai nasib kurang beruntung. Ia tercatat pernah dua kali hampir berhadapan dengan sang juara tak terkalahkan, Naoya Inoue, pada Desember 2024 dan Januari 2025. Namun, cedera luka saat latihan tanding memaksa pertahanan wajib tersebut batal terlaksana.
Setelah sempat mencoba peruntungan di kelas bulu (57,2kg) dan menelan kekalahan tipis dalam duel sengit 12 ronde pada Agustus tahun lalu, Goodman kini kembali ke kelas berat aslinya. Dengan rekor 21 kemenangan (8 KO) dan satu kekalahan, petinju berusia 27 tahun ini bertekad membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing memperebutkan sabuk juara WBA, WBC, IBF, dan WBO.
1. Bangkit di Set Keempat, Jakarta Pertamina Enduro Tetap Tersungkur, Electric PLN Akhirnya Menang di Final Four Proliga
Jakarta Electric PLN Mobile di Final Four Proliga 2026
- Dok. Jakarta Electric PLN Mobile
Laga pembuka final four Proliga 2026 langsung menghadirkan drama. Jakarta Pertamina Enduro harus mengakui keunggulan Jakarta Electric PLN Mobile setelah melalui pertarungan sengit lima set di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis malam, 2 April 2026.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Pertamina Enduro yang diperkuat pemain asing Irina Voronkova langsung menunjukkan kualitasnya pada set pertama. Serangan yang rapi serta pertahanan disiplin membuat Electric PLN kesulitan mengembangkan permainan. Pertamina Enduro pun menutup set pertama dengan kemenangan meyakinkan 25-15.
Namun, pertandingan mulai berubah pada set kedua. Jakarta Electric PLN mulai menemukan ritme permainan melalui duet Neriman Ozsoy dan Kara Bajema. Pertandingan berlangsung ketat dengan rally panjang dan saling kejar poin. Electric PLN akhirnya mampu merebut set kedua dengan skor 25-22 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki set ketiga, duel semakin sengit. Pertamina Enduro sempat unggul di pertengahan set, namun Electric PLN menunjukkan mental bertanding yang kuat. Mereka mampu mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan di poin-poin akhir sebelum menutup set ketiga dengan kemenangan 25-23.
