Tak Mau cuma Jadi Pelengkap! Sabar/Reza Bidik Peran Krusial di Piala Thomas 2026
- Instagram @badminton.ina
Semarang, VoxPop – Tekanan selalu jadi bagian tak terpisahkan saat membawa nama Merah Putih di ajang beregu seperti Piala Thomas, begitu juga mental menghadapi sorotan dan ekspektasi besar yang sudah melekat pada tradisi bulu tangkis Indonesia.
Di tengah target tinggi yang dibebankan oleh PBSI, pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Sabar/Reza) justru memandang kesempatan ini sebagai panggung pembuktian. Untuk pertama kalinya, mereka masuk dalam skuad Indonesia di Piala Thomas 2026 yang akan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Sabar pun tak menyembunyikan rasa antusiasnya. Baginya, kepercayaan ini adalah kesempatan langka yang harus dimaksimalkan.
"Pastinya senang banget dikasih kesempatan bisa gabung di Piala Thomas, mudah-mudahan kami bisa memberikan kontribusi yang baik, yang maksimal, bisa menyumbang poin untuk Indonesia. Dan mudah-mudahan tim Indonesia bisa merebut Piala Thomas 2026," ujar Sabar dalam keterangan yang dikutip PBSI, Jumat, 17 April 2026.
Hal senada disampaikan Reza. Ia menilai pengalaman tampil di SEA Games menjadi bekal penting untuk menghadapi atmosfer turnamen beregu yang jauh lebih menekan.
"Pengalaman di SEA Games kemarin menjadi modal yang baik bagi kami. Kami juga sudah berlatih di pelatnas sejak sebelum Kejuaraan Asia jadi secara kualitas latihan pasti lebih baik," sambung Reza.
Menariknya, perjalanan Indonesia kali ini juga diwarnai peran baru sosok legenda ganda putra, Hendra Setiawan. Setelah bertahun-tahun menjadi tulang punggung tim, kini ia hadir sebagai pelatih yang bertugas menularkan mental juara kepada generasi berikutnya.
Bersama pengalaman panjangnya di level tertinggi, Hendra menekankan pentingnya daya juang dalam format beregu, di mana hasil satu pertandingan bisa memengaruhi keseluruhan tim.
"Pasti daya juangnya harus lebih lagi karena main tim hasil kita akan berpengaruh juga untuk lainnya," pesan Hendra.
Bagi Sabar/Reza, kehadiran Hendra bukan sekadar pelatih, tetapi juga sumber motivasi. Reza mengakui bahwa tekanan di Piala Thomas jauh berbeda dibanding turnamen individu.
"Tapi tetap ini adalah Piala Thomas pertama bagi kami jadi rasa tegangnya ada dan Koh Hendra juga selalu mengingatkan di sini pasti lebih susah. Jadi kami harus lebih siap dan tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan," ujar Reza.
