Archery Challenge 2026 Cetak Bibit Atlet Panahan Masa Depan

Archery Challenge 2026 Seri 1
Sumber :
  • Istimewa

Di kategori PVC U-10 Putri, Anindhita Keysia Sukmawardhana tampil dominan usai mengalahkan Alesha Makaila Kheiran dengan skor telak 6-0 (78-64). Sementara di sektor putra, Louis Kafabillah Hasan memastikan emas setelah menaklukkan Ahmad Sholahuddin Yusuf Al Ayy 6-2 (100-93).

img_title Diduga Diculik! Atlet Golf Jesslyn Wijaya Ternyata Ada di Bangkok Bersama Ibu dan Bibinya

Persaingan sengit juga terjadi di PVC U-13. Annahiza Qiana Syakira bangkit dari ketertinggalan untuk menang 6-2, sementara Ahmad Umar Al Fatih tampil impresif dengan skor hampir sempurna untuk mengunci kemenangan 7-1.

“Tahun ini lawannya luar biasa, semua pemainnya andal dan tepat sasaran. Tapi tadi di final aku tetap tenang dan membidik dengan kesabaran jadi anak panahku bisa dapat poin tinggi. Aku ingin terus jadi juara, jadi latihan teknik dan mental itu perlu,” kata Fatih.

img_title PP ALTI Lepas 27 Atlet Terbaik, Indonesia Pasang Target Tinggi di SEATRC 2026

Di kategori Nasional U-10 Putri, Latisya Innara Surya Putri tampil percaya diri dan menang meyakinkan 6-0. Ia mengaku kunci keberhasilannya adalah tetap rileks saat bertanding.

“Tadi sebelum bertanding, pelatih berpesan agar aku bisa rileks, jadi itu yang membuat aku lebih fokus saat final tadi. Meskipun baru kali ini masuk final, aku percaya diri buat bidik sasaran. Senang rasanya kali ini bisa membawa pulang medali emas,” ujarnya.

img_title Ayah Jesslyn Dipanggil Polisi Usai Atlet Golf Itu Terdeteksi ke Malaysia Sehari Pasca Dugaan Penculikan

Sang ayah sekaligus pelatih, Eko Suryadi, menekankan pentingnya membangun rasa cinta terhadap olahraga sebelum mengejar prestasi.

“Saya tidak pernah langsung menuntut hasil. Yang saya jaga dulu adalah supaya Latisya benar-benar menikmati memanah. Kalau rasa suka itu sudah kuat, baru pelan-pelan saya arahkan ke teknik, kedisiplinan, dan bagaimana menghadapi tekanan saat bertanding. Anak yang latihan dengan hati senang biasanya lebih tenang di lapangan, dan dari situ performanya bisa keluar dengan maksimal,” ujar Eko.

Di kategori lainnya, duel sengit juga tersaji hingga set terakhir, termasuk di U-13 dan U-15 yang memperlihatkan kualitas teknik dan mental bertanding para atlet muda.

Dominasi kembali ditunjukkan oleh tim putri MI NU Banat Kudus yang sukses meraih gelar juara umum. Dengan raihan tiga emas dan satu perak, mereka mencatat hattrick juara berkat konsistensi latihan dan dukungan penuh dari sekolah serta orang tua.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut