Evaluasi Thomas-Uber Cup Jadi Alarm, PBSI Lantik 13 Pengprov untuk Benahi Pembinaan Bulutangkis Indonesia
- Dok. PBSI
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PBSI, dan Mars Patriot Olahraga. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan, pengucapan janji pengurus, penandatanganan berita acara, hingga penyerahan bendera PBSI kepada masing-masing ketua Pengprov.
Setelah pelantikan selesai, suasana berubah lebih hangat saat seluruh pengurus bersama-sama memperingati Hari Ulang Tahun PBSI ke-75. Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang organisasi bulutangkis terbesar di Indonesia tersebut.
Fadil Imran berharap usia ke-75 menjadi momentum penting bagi PBSI untuk berbenah lebih serius demi menjaga tradisi prestasi bulutangkis nasional.
“Di usia ke-75 ini, PBSI harus semakin dewasa sebagai organisasi. Kita harus berani mengevaluasi, berani berbenah, dan berani memperkuat seluruh mata rantai pembinaan nasional. Semangat persatuan, profesionalisme, dan pembinaan berkelanjutan harus menjadi kekuatan bersama agar bulutangkis terus menjadi sumber kebanggaan dan kegembiraan bangsa,” tutup Fadil Imran.
