Tiba-tiba Media Korea Soroti Rekrutan Anyar Pink Spiders yang Berpotensi Jadi Rival Baru Megawati Hangestri

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

VoxPop – Megawati Hangestri berpotensi memiliki rival baru pada Liga Voli Korea musim 2026/2027. Sosok tersebut adalah Yensy Kindelán, pemain asal Kuba yang baru direkrut Pink Spiders untuk menggantikan peran penting yang ditinggalkan Kim Yeon-koung.

img_title Kim Hee-jin Akhirnya Bicara Jujur soal Megawati Hangestri, Singgung Kekuatan Baru Hyundai Hillstate

Sejak pensiunnya Kim Yeon-koung, Pink Spiders kehilangan figur sentral yang selama ini menjadi andalan tim. Karena itu, klub asal Incheon tersebut bergerak cepat memperkuat skuad demi tetap bersaing di papan atas V-League.

Rivalitas antara Pink Spiders dan Red Sparks sendiri sudah menjadi salah satu cerita menarik dalam beberapa musim terakhir. Saat masih membela Red Sparks, Megawati Hangestri kerap terlibat duel sengit dengan Kim Yeon-koung, bahkan keduanya sering bergantian meraih gelar MVP putaran.

img_title Tandem Baru Megawati Hangestri Blak-blakan, Siap Bantu Hyundai Hillstate Berburu Gelar

Pemain Red Sparks Megawati Hangestri

Photo :
  • Instagram @red__sparks

Kini, setelah Kim Yeon-koung gantung sepatu, perhatian publik Korea mulai tertuju pada Yensy Kindelán yang digadang-gadang mampu mengisi kekosongan tersebut.

img_title Diblacklist dari Liga Voli Korea, Begini Kabar Terbaru Lee Jae-yeong usai Skandal Bullying

Pink Spiders memilih opposite hitter asal Kuba itu sebagai pilihan ketiga dalam seleksi pemain asing V-League musim 2026/2027. Dengan tinggi badan 188 sentimeter, Kindelán langsung mencuri perhatian berkat kekuatan serangan dan servisnya sejak hari pertama proses seleksi.

Media Korea, My Daily, bahkan menilai permainan Kindelán mengingatkan pada mantan bintang GS Caltex, Gyselle Silva, yang dikenal dengan julukan "Cuban Express".

Penilaian serupa juga datang dari pelatih GS Caltex, Lee Young-taek.

"Dia memberikan aura Silva."

Musim depan akan menjadi ujian tersendiri bagi pelatih Pink Spiders, Tomoko Yoshihara, yang harus membangun kembali kekuatan tim tanpa Kim Yeon-koung.

Pada musim lalu, Pink Spiders finis di posisi keempat klasemen dan berhasil melaju ke babak playoff. Namun, langkah mereka terhenti di semifinal setelah dikalahkan GS Caltex.

Salah satu kelemahan yang menjadi sorotan adalah minimnya kontribusi pemain asing sebelumnya, Rebecca Lathan. Tingkat keberhasilan serangannya hanya mencapai 41,1 persen dan masih kalah dibandingkan sejumlah pemain asing top lainnya di V-League.

Untuk menutupi kekurangan tersebut, Yoshihara sempat mengandalkan variasi serangan dari sejumlah pemain lokal seperti Kim Da-eun, Jung Yoon-ju, Choi Eun-ji, Park Min-ji, hingga memaksimalkan peran middle blocker seperti Anilise Fitzi dan Lee Da-hyeon.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut