Calon Lawan Makhachev Bongkar Cara Conor McGregor Kalahkan Max Holloway di UFC 329

Petarung kelas ringan UFC, Conor McGregor.
Sumber :
  • Instagram/thenotoriousmma

VoxPop Ian Machado Garry, yang akan menantang Islam Makhachev untuk sabuk kelas welter UFC, percaya Conor McGregor memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menaklukkan Max Holloway dalam laga comeback-nya di UFC 329.

img_title Islam Makhachev vs Ian Machado Garry, Begini Prediksi Mantan Bintang UFC Jorge Masvidal

Menurut Garry, peningkatan ukuran tubuh dan kekuatan fisik Conor McGregor selama lima tahun absen dari kompetisi dapat menjadi pembeda dalam pertarungan yang sangat dinantikan para penggemar MMA tersebut.

Tahun ini menjadi periode penting bagi MMA Irlandia. Selain kembalinya McGregor ke oktagon setelah setengah dekade menepi, Garry juga akan menjalani laga terbesar dalam kariernya saat menantang Islam Makhachev untuk memperebutkan gelar juara kelas welter UFC.

img_title Conor McGregor Tegas Salahkan Hal Ini atas Penyebab Cedera saat Lawan Max Holloway, Minta Hasil Diubah Jadi No Contest

Petarung kelas ringan UFC, Conor McGregor.

Photo :
  • Instagram/thenotoriousmma

Bagi Garry, pertarungan melawan Islam Makhachev memiliki makna tersendiri mengingat sang juara merupakan murid dari Khabib Nurmagomedov, rival terbesar Conor McGregor selama bertahun-tahun.

img_title Gempar, Conor McGregor Comeback Usai Tumbang 69 Detik Lawan Max Holloway

Meski kini tengah fokus mengejar sabuk juara dunia, Ian Machado Garry tetap memberikan dukungannya kepada sesama petarung Irlandia tersebut. Dalam wawancaranya di The Ariel Helwani Show, ia menjelaskan alasan mengapa McGregor berpeluang besar mengalahkan Holloway.

Pandangan Garry memiliki bobot tersendiri karena ia mengaku pernah dua kali berlatih tanding dengan McGregor setelah mantan juara dua divisi UFC itu mengalami peningkatan massa tubuh yang signifikan selama masa istirahatnya.

Menurut Garry, Holloway dan McGregor memiliki karakter bertarung yang sangat berbeda.

"Max Holloway lebih seperti Uzi saat bertarung… Konsistensinya, jumlah pukulannya yang signifikan sungguh luar biasa. Serangannya sangat agresif, gerakannya konstan, sentuh, sentuh, bergerak, maju. Aktivitas yang konstan."

Meski memuji volume serangan Holloway, Garry menilai petarung asal Hawaii itu tidak memiliki daya ledak yang sama seperti McGregor.

"Tapi dia tidak memiliki kekuatan pukulan satu kali, pukulan beruntun seperti itu. Itulah yang dimiliki Conor. Conor selalu memiliki pukulan beruntun itu. Jika pukulan tangan kirinya mengenai sasaran, permainan berakhir dan dia sangat fokus padanya… Jika salah satu pukulannya mengenai sasaran, pertarungan selesai."

Ian Garry kemudian memaparkan strategi yang menurutnya harus diterapkan McGregor untuk meraih kemenangan. Ia menyarankan agar mantan juara dua divisi UFC itu langsung mengambil kendali pertarungan sejak ronde pertama.

"Jika saya adalah Conor dan saya masuk ke tengah oktagon untuk ronde pertama dan Max belum langsung meningkatkan tempo, saya akan terus mendesaknya, mendorongnya ke dinding oktagon, menyerang dari atas dan bawah, membuatnya terus menebak-nebak, dan melancarkan semua serangan tepat sasaran."

Menurut Garry, tekanan konstan tersebut dapat membuka peluang bagi Conor McGregor untuk melancarkan pukulan khasnya yang mematikan.

"Lalu, melancarkan pukulan mendadak dari balik sudut saat lawan tidak menduganya, selesai, selamat malam. Ini pertarungan yang bagus untuk keduanya. Jika Anda melihat kondisi UFC dalam beberapa bulan terakhir, Anda tidak bisa mengatakan bahwa siapa pun [pasti] akan menang."

Meski menjagokan McGregor, Garry tetap mengakui bahwa duel tersebut sangat sulit diprediksi.

Ia menilai performa para petarung UFC belakangan ini menunjukkan bahwa hasil pertandingan bisa berubah kapan saja, sehingga baik McGregor maupun Holloway sama-sama memiliki peluang untuk keluar sebagai pemenang.
 

Petarung UFC, Khabib Nurmagomedov

Usai Bertahun-tahun Bermusuhan, Khabib dan Conor McGregor Bisa Bertemu Lagi Berkat Cristiano Ronaldo, Kok Bisa?

Bermusuhan, khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor berpotensi kembali bertemu untuk pertama kalinya sejak duel panas mereka di UFC 229 pada 2018. Keduanya dikabarkan.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut