Merab Dvalishvili Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Kekalahan Ilia Topuria dari Justin Gaethje
- X @UFC
VoxPop – Mantan juara kelas bantam UFC, Merab Dvalishvili, akhirnya angkat bicara mengenai kekalahan sahabat dekatnya, Ilia Topuria, dalam ajang UFC Freedom 250 awal bulan ini.
Petarung asal Georgia itu mengaku sangat terpukul melihat Topuria menelan kekalahan pertama dalam karier profesionalnya.
Merab dan Topuria dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat. Keduanya tumbuh sebagai dua bintang terbesar MMA Georgia dan pernah sama-sama menyandang status juara UFC di divisi berbeda.
Ilia Topuria menerima kekalahan pertama sepanjang karier dari Justin Gaethje di UFC White House.
- AFP /BRENDAN SMIALOWSKI
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, keduanya harus kehilangan sabuk juara masing-masing.
Saat menyaksikan duel melawan Justin Gaethje, raut kecewa terlihat jelas di wajah Dvalishvili ketika Topuria tak mampu melanjutkan pertarungan akibat wajahnya yang babak belur. Bahkan, Merab langsung menjenguk rekan senegaranya tersebut ketika menjalani perawatan di rumah sakit.
Ilia Topuria kalah dari Justin Gaethje dalam perebutan gelar kelas ringan di UFC Freedom 250. Kekalahan itu terjadi beberapa bulan setelah Dvalishvili lebih dulu kehilangan sabuk kelas bantam usai dikalahkan Petr Yan.
Dalam siaran langsung bersama N3on, Dvalishvili mengungkapkan betapa berat dirinya menerima kekalahan tersebut. Ia juga menuding Gaethje sempat melakukan tindakan ilegal yang membuat penglihatan Topuria terganggu.
Selain itu, Merab melontarkan kritik kepada Arman Tsarukyan karena dinilai tidak menunjukkan rasa hormat kepada Topuria setelah kekalahan tersebut.
"Temanmu Arman sedang membicarakan hal buruk tentang temanku Ilia," teriak Dvalishvili.
Menurutnya, komentar negatif yang diarahkan kepada Topuria justru membuatnya semakin kecewa.
"Dia petarung yang bagus, tapi dia menjelek-jelekkan temanku, jadi aku merasa seperti Arman yang patah hati… Semua orang yang menjelek-jelekkan Ilia dan mengatakan hal-hal gila telah menghancurkan hatiku. Dua minggu terakhir aku tidak bisa tidur karena pertarungan itu."
Merab juga mengklaim kondisi Topuria berubah drastis setelah ronde kedua karena mengalami gangguan penglihatan.
"Ilia menjadi buta setelah ronde kedua. Dia buta di kedua matanya. Dia mendominasi dua ronde pertama, lalu Justin Gaethje memukulnya seperti ini [dengan jari-jari terentang]."
