Comeback Conor McGregor Bikin Dunia UFC Heboh, Tapi Aura Sang Raja Sudah Tak Lagi Sama?

Petarung kelas ringan UFC, Conor McGregor.
Sumber :
  • Instagram/thenotoriousmma

VoxPop – Nama Conor McGregor kembali menjadi pusat perhatian dunia MMA. Setelah lebih dari lima tahun absen akibat cedera patah kaki yang mengerikan, mantan juara dua divisi UFC itu akhirnya kembali naik ke oktagon.

img_title Usai Bertahun-tahun Bermusuhan, Khabib dan Conor McGregor Bisa Bertemu Lagi Berkat Cristiano Ronaldo, Kok Bisa?

Sabtu malam waktu Las Vegas atau Minggu WIB, McGregor akan bertarung di T-Mobile Arena menghadapi Max Holloway dalam laga yang sudah lama dinantikan. Namun, di balik gegap gempita comeback tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah 'The Notorious' masih sosok yang sama seperti satu dekade lalu?

Conor McGregor vs Max Holloway.

Photo :
  • Kolase VoxPop / Instagram/@thenotoriousmma / blessedmma
img_title Conor McGregor Tegas Salahkan Hal Ini atas Penyebab Cedera saat Lawan Max Holloway, Minta Hasil Diubah Jadi No Contest

Bagi banyak penggemar, McGregor kini bukan lagi petarung revolusioner yang pernah mengubah wajah UFC. Ia dinilai lebih menyerupai bayangan dari dirinya sendiri, tetap menarik perhatian, tetapi kehilangan sebagian besar pesona yang dulu membuatnya begitu ditakuti sekaligus dikagumi.

Perjalanan karier McGregor memang berubah drastis sejak kekalahan menyakitkan dari Dustin Poirier pada 2021. Dalam duel itu, ia mengalami patah tulang tibia dan fibula yang memaksanya menepi selama bertahun-tahun.

img_title Gempar, Conor McGregor Comeback Usai Tumbang 69 Detik Lawan Max Holloway

Cedera tersebut menjadi titik balik. Proses pemulihannya berlangsung panjang, bahkan sempat memunculkan sorotan setelah laporan New York Times menyebut adanya dugaan penggunaan obat peningkat performa selama rehabilitasi.

Kini, McGregor kembali bertarung bukan semata demi mengejar sabuk juara. Banyak yang menilai pertarungan melawan Holloway lebih berkaitan dengan nilai bisnis yang sangat besar bagi UFC maupun TKO Group Holdings.

Meski begitu, McGregor menepis anggapan bahwa dirinya ingin memperbaiki citra yang telah rusak.

"Saya di sini bukan untuk merebut kembali hati siapa pun," kata McGregor dikutip dari The Guardian.

"Saya adalah siapa yang saya katakan. Saya adalah diri saya sendiri," lanjutnya.

Citra McGregor Merosot di Irlandia

Jika dahulu McGregor menjadi kebanggaan nasional Irlandia, kini situasinya jauh berbeda. Selama beberapa tahun terakhir, namanya lebih sering muncul karena kontroversi dibanding prestasi di arena pertarungan.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah putusan dalam persidangan perdata yang menyatakan McGregor bertanggung jawab atas kasus pemerkosaan terhadap Nikita Hand yang terjadi pada 2018. Putusan tersebut semakin memperburuk reputasinya di tanah kelahirannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut