Performa Veda Ega Melejit, tapi Gelar Rookie of The Year Tak Jadi Target

Veda Ega
Sumber :
  • Antara

VoxPop – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, memilih tetap membumi meski namanya mulai diperhitungkan pada musim debut Moto3 2026. Penampilan impresif dalam beberapa seri terakhir membuat peluangnya merebut gelar Rookie of The Year terbuka lebar, namun target tersebut bukan prioritas utamanya.

img_title Petaka Menimpa Mario Aji di Moto2 Jerman, Pembalap Indonesia Gagal Melihat Garis Finis

Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu justru ingin menjaga konsistensi hingga akhir musim dengan terus mengumpulkan poin di setiap balapan. Baginya, pencapaian individu akan mengikuti apabila performanya tetap stabil.

"Enggak mau fokus buat mendapatkan gelar Rookie of The Year," kata Veda Ega.

img_title Qarrar Firhand Ukir Sejarah untuk Indonesia, Juara WSK Euro Series 2026 Sebelum Naik ke Formula 4

Persaingan memperebutkan status rookie terbaik musim ini memang berlangsung ketat. Veda menilai hampir seluruh pendatang baru memiliki kualitas yang mumpuni sehingga tidak mudah untuk keluar sebagai yang terbaik.

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama

Photo :
  • Dok. Astra Honda Motor
img_title Veda Ega Pratama Nyaris Pimpin Balapan, Harapan Podium Pupus usai Crash di Moto3 Belanda 2026

Saat ini, Brian Uriarte masih menjadi rookie dengan posisi tertinggi di klasemen setelah mengoleksi 72 poin. Veda membuntuti di peringkat keenam dengan 71 poin, sedangkan Hakim Danish juga masih masuk dalam persaingan.

Meski hanya terpaut satu poin dari Uriarte, pembalap bernomor 9 itu menegaskan dirinya tidak ingin terbebani dengan target mengejar penghargaan individu.

"Awalnya enggak ada target untuk jadi Rookie of The Year, cuma ngoleksi poin doang. Sekarang memang persaingannya ketat, tapi saya enggak punya ekspektasi," ujarnya.

Puas dengan Paruh Pertama Musim

Terlepas dari persaingan tersebut, Veda mengaku puas dengan pencapaiannya sepanjang paruh pertama Moto3 2026. Mengawali musim sebagai rookie, ia berhasil melampaui target awal yang hanya ingin mencetak poin.

"Setengah musim yang bagus bagi saya. Di awal-awal seri targetnya cuma bisa mendapatkan poin," ucap Veda.

Performa Veda memang mencuri perhatian sepanjang musim ini. Ia mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di ajang grand prix setelah finis ketiga pada Moto3 Brasil.

Momentum positif itu berlanjut di Moto3 Ceko ketika Veda tampil impresif dengan melesat dari posisi start ke-20 hingga finis di urutan kelima. Sementara pada seri terbaru di Moto3 Jerman, ia kembali membawa pulang poin setelah menyelesaikan balapan di posisi kedelapan usai memulai lomba dari grid ke-13.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut