Kejutan di Final SEA V Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tumbang di Tangan Kamboja

Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V League 2026
Sumber :
  • Instagram/avcvolley

VoxPop – Timnas voli putra Indonesia harus menelan pil pahit pada partai final putaran pertama SEA V Cup 2026. Skuad Merah Putih gagal membawa pulang gelar juara setelah takluk dari Kamboja dalam laga dramatis lima set.

img_title Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V Cup 2026, Venisa Dwi Masuk Gantikan Tina Syifa

Bertanding di Candon, Ilocos Sur, Filipina, Minggu (19/7), Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 2-3. Kamboja keluar sebagai juara setelah menang 25-23, 28-26, 23-25, 22-25, dan 15-11.

Indonesia sejatinya mengawali laga dengan kurang meyakinkan. Farhan Halim dan kawan-kawan langsung tertinggal 1-4 pada set pertama.

img_title Reidel Toiran Ungkap Pernah Bujuk Rivan Nurmulki Comeback ke Timnas Voli Indonesia, Begini Respons Sang Bintang

Meski sempat bangkit dan memangkas ketertinggalan, permainan solid Kamboja membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Tim lawan bahkan sempat unggul jauh 21-13.

Merah Putih mencoba melakukan comeback luar biasa dengan memangkas selisih hingga hanya satu angka menjadi 20-21. Sayangnya, momentum tersebut gagal dimanfaatkan dan Indonesia harus menyerahkan set pertama dengan skor 23-25.

img_title Hasil SEA V Cup 2026: Indonesia Sapu Bersih Pool A, Tantang Vietnam di Semifinal usai Bungkam Filipina

Pada set kedua, Indonesia tampil lebih agresif. Anak asuh Reidel Toiran sempat memimpin 7-3 dan mampu menjaga keunggulan hingga pertengahan set.

Namun, servis tajam Voeurn Veasna kembali menjadi senjata ampuh Kamboja. Pertandingan berlangsung ketat hingga memasuki deuce.

Kesalahan saat menerima servis di poin-poin kritis membuat Indonesia kembali kehilangan set kedua dengan skor tipis 26-28.

Dalam posisi tertinggal dua set, Indonesia menunjukkan mental pantang menyerah. Farhan Halim dan rekan-rekan mampu bangkit pada set ketiga.

Meski mendapat perlawanan sengit, Indonesia akhirnya mengamankan kemenangan 25-23 untuk memperpanjang napas.

Momentum positif berlanjut pada set keempat. Duel berlangsung ketat hingga memasuki poin-poin akhir.

Servis Fauzan Nibras menjadi salah satu kunci kebangkitan Indonesia. Merah Putih sukses menutup set keempat dengan kemenangan 25-22 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Sayangnya, Indonesia kembali melakukan start yang kurang baik pada set kelima. Kamboja langsung membuka jarak 5-2 dan unggul 8-4 saat pergantian lapangan.

Indonesia terus berusaha mengejar, tetapi pertahanan rapat dan blok efektif Kamboja membuat setiap serangan Merah Putih sulit menghasilkan poin.

Kesalahan servis dan serangan yang kurang maksimal juga membuat Indonesia kehilangan momentum di saat-saat krusial.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut