Jepang Turunkan Pemain Bintang di Asian Games 2026, Timnas Voli Putri Indonesia Wajib Waspada

Bintang voli putri Jepang, Yoshina Sato.
Sumber :
  • Instagram @yoshino__sato112

VoxPop – Asosiasi Voli Jepang (JVA) resmi mengumumkan daftar final pemain tim nasional putra dan putri yang akan tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

img_title Jelang Asian Games 2026, Balap Sepeda Gunung Lahirkan Empat Juara Nasional

Untuk sektor putri, Jepang tetap mempertahankan sebagian besar pemain yang sebelumnya tampil pada Volleyball Nations League (VNL) 2026. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Negeri Sakura dalam memburu prestasi di ajang multi-event terbesar di Asia.

Salah satu nama yang kembali masuk skuad adalah Yoshino Sato. Outside hitter berusia 24 tahun itu merupakan salah satu pemain andalan Jepang sepanjang VNL 2026 berkat kontribusinya dalam mencetak poin melalui spike maupun service ace.

img_title Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V Cup 2026, Venisa Dwi Masuk Gantikan Tina Syifa

Pemain voli putri Jepang, Yoshino Sato, Mayu Ishikawa, Nichika Yamada, Yukiko Wada dan Namami Seki.

Photo :
  • Instagram/yoshino__sato112

Di sisi lain, kapten tim Mayu Ishikawa tidak masuk dalam daftar pemain untuk Asian Games. Posisinya digantikan oleh Yukiko Wada.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 30 Orang, 10.000 Orang Mengungsi-Kereta Shinkansen Setop Operasi

Yoshino Sato saat ini juga memulai petualangan baru di kompetisi Liga Voli Italia bersama Numia Vero Volley Milano. Kepindahan tersebut menjadi pengalaman pertamanya bermain di luar Jepang setelah tampil impresif bersama NEC Red Rockets Kawasaki sejak musim 2023/2024.

Tak hanya untuk Asian Games, Jepang juga telah menyiapkan skuad yang hampir identik untuk menghadapi Kejuaraan Voli Asia 2026. Turnamen tersebut memiliki arti penting karena juaranya akan mengamankan satu tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Dengan komposisi pemain terbaik yang dipertahankan, Jepang dipastikan menjadi salah satu favorit utama di kedua turnamen tersebut.

Situasi ini menjadi tantangan berat bagi Timnas Voli Putri Indonesia yang berada di Pool A bersama Jepang dan Nepal pada Asian Games 2026.

Jepang jelas menjadi lawan terberat bagi skuad Merah Putih. Saat ini tim berjuluk Negeri Matahari Terbit menempati peringkat keenam dunia, sedangkan Indonesia masih berada di posisi ke-60 ranking FIVB.

Sementara itu, Indonesia dinilai memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan saat menghadapi Nepal yang menempati peringkat ke-69 dunia, terendah di Grup A.

Persiapan Timnas Voli Putri Indonesia sendiri belum berjalan mulus. Tim asuhan Marcos Sugiyama baru saja menyelesaikan rangkaian laga uji coba internasional melawan Korea Selatan di Jecheon Gymnasium.

Selebrasi pemain timnas voli putri Indonesia saat berlaga di AVC Womens Cup 2026.

Photo :
  • AVC

Dalam tiga pertandingan tersebut, Tisya Amallya Putri dan rekan-rekannya belum mampu meraih kemenangan dan harus mengakui keunggulan Korea Selatan di setiap laga.

Meski demikian, rangkaian uji coba tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mematangkan persiapan menghadapi sejumlah agenda besar, mulai dari SEA V League 2026, AVC Women's Championship 2026, hingga Asian Games 2026.

Pada pertandingan uji coba terakhir, Marcos Sugiyama juga memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda untuk mendapatkan menit bermain demi meningkatkan pengalaman, kemampuan, dan kekompakan tim, termasuk memberikan kepercayaan kepada Venisa sebagai bagian dari proses regenerasi skuad.
 

, Megawati Hangestri dan Tisya Amallya Putri saat memperkuat Jakarta Pertamina Enduro.

Reaksi Jujur Tisya Amallya Putri usai Bertemu Rekan Setim Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Pertemuan Tisya Amallya Putri dengan Kim Da-in usai laga persahabatan timnas voli putri Indonesia melawan Korea Selatan menjadi sorotan, rekan setim Megawati Hangestri.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut