Dugaan Pelanggaran Integritas Guncang Bulutangkis Indonesia, PBSI Akhirnya Angkat Bicara
- Djarum Badminton/Edward Luhukay
VoxPop – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) akhirnya angkat bicara terkait proses dugaan pelanggaran integritas yang tengah ditangani Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dan menyeret sejumlah pemain Indonesia.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Senin malam, 3 Agustus 2026, PBSI menegaskan menghormati sekaligus mendukung penuh proses hukum independen yang sedang dijalankan BWF.
Menurut PBSI, mekanisme yang ditempuh BWF merupakan bagian dari upaya menjaga kredibilitas dan integritas olahraga bulutangkis di level internasional.
"PP PBSI mengetahui bahwa BWF saat ini sedang menjalankan proses pengadilan independen (judicial proceedings) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia. PP PBSI menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulutangkis serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung," tulis PBSI dalam keterangan resminya.
PBSI juga menegaskan tidak akan memberikan komentar lebih jauh mengenai pokok perkara maupun mengaitkan proses tersebut dengan atlet tertentu.
Federasi meminta semua pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta tidak membangun spekulasi sebelum ada keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF.
"Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PP PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF."
PBSI memastikan akan terus berkoordinasi dengan BWF selama proses berlangsung. Organisasi juga berkomitmen menjalankan setiap langkah sesuai regulasi, menjaga hak-hak atlet, serta menjunjung tinggi tata kelola organisasi yang baik.
"PP PBSI akan terus berkoordinasi dengan BWF dan memastikan setiap langkah organisasi dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan hak-hak atlet, serta komitmen terhadap integritas olahraga bulutangkis."
Dua Ganda Campuran Dicoret dari Kejuaraan Dunia
Di sisi lain, PBSI juga mengumumkan adanya perubahan komposisi wakil Indonesia untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Dua pasangan ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dipastikan tidak akan tampil pada ajang bergengsi tersebut.
PBSI menjelaskan keputusan itu diambil sebagai bagian dari penyesuaian administratif agar seluruh proses keikutsertaan atlet pada turnamen internasional berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Meski demikian, PBSI tidak menjelaskan secara rinci apakah pencoretan kedua pasangan tersebut berkaitan langsung dengan proses dugaan pelanggaran integritas yang saat ini tengah ditangani BWF. Federasi memilih menunggu hasil keputusan resmi dari panel independen sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.
