2.500 Pelari Ikuti Fun Run 5K di GBK, Olahraga Jadi Panggung Kebangkitan UMKM Indonesia
Pasar Rakyat menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 50 pelaku UMKM akan menempati area yang disiapkan untuk menjangkau ribuan masyarakat yang hadir.
Dengan proyeksi sekitar 1.500 pengunjung, para pelaku usaha memiliki kesempatan mendapatkan transaksi langsung sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada calon pelanggan baru.
Tokoh UMKM Indonesia, Haji Syamsalis, mengatakan pelaku usaha kecil tidak hanya membutuhkan modal dan pendampingan, tetapi juga akses terhadap pasar.
“UMKM tidak hidup dari tepuk tangan. Mereka hidup ketika produknya dilihat, dicoba, dibeli, dan dipercaya. Satu transaksi mungkin kecil bagi pembeli, tetapi bagi pelaku usaha, transaksi itu dapat menjaga produksi tetap berjalan, membayar pekerja, dan menghidupi sebuah keluarga.”
Dia pun mengajak masyarakat yang datang untuk ikut memberikan dampak kepada para pelaku UMKM.
“Jangan hanya datang untuk melihat acara. Datanglah untuk ikut menciptakan perputaran ekonomi. Kebangkitan UMKM bukan lahir dari slogan, tetapi dari keputusan masyarakat untuk memilih produk bangsanya sendiri.”
Olahraga Bertemu Ekonomi Kreatif
Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 1.000 peserta dalam rangkaian lomba tari Nusantara. Kehadiran mereka membuat kawasan acara tidak hanya menjadi ruang bagi olahraga, tetapi juga tempat bertemunya komunitas dan pelaku ekonomi kreatif.
Ketua Badan Otonom UMKM DPP GEKRAFS, Octaviani Putri Pertiwi, menilai olahraga memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui seremoni. Kemerdekaan harus terasa ketika masyarakat sehat, berani berkarya, dan mempunyai ruang untuk hidup dari hasil karyanya sendiri.”
Menurut Octaviani, pertemuan antara olahraga, komunitas, kreativitas, dan UMKM dapat menciptakan ekosistem yang saling mendukung.
“Orang datang untuk berolahraga, lalu bertemu komunitas. Komunitas melahirkan gagasan, gagasan melahirkan karya, dan karya membutuhkan pasar. Di situlah olahraga dapat menjadi jalan bagi ekonomi kreatif untuk berkembang.”
Tak Sekadar Soal Garis Finis
Project Director Sabana Fun Run 5K dan Pasar Rakyat, Muhammad Haden Aulia Husein, mengatakan kegiatan tersebut memang dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang tidak ikut berlari.
Sebanyak 2.500 peserta akan mengikuti lari 5 kilometer dan berbagai aktivitas di race village. Di sisi lain, masyarakat umum dapat menikmati Pasar Rakyat, lomba tari, hiburan, serta kegiatan komunitas.
