Kaleidoskop 2016

2016, Tahun Baby Alien Sempurnakan Hattrick

Marc Marquez usai memastikan gelar juara MotoGP 2016
Sumber :
  • Crash.net

Di empat balapan berikut, menjadi momen menurunnya performa Marquez. Dari empat seri, dia hanya satu kali naik podium, itu pun menjadi pembalap tercepat ketiga, di Sirkuit Brno, Republik Ceko.

img_title Bukan Soal Uang! Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha saat Honda Buka Negosiasi Diam-diam

Saat balapan di Austria, Marquez hanya mampu finis kelima. Dan di seri Inggris dan San Marino, dia harus puas di posisi keempat.

Ada surut, ada pula pasang. Pembalap kelahiran 17 Februari ini akhirnya kembali mampu mengumandangkan lagu kebangsaan Spanyol di Aragon, setelah tidak pernah menang dalam dua tahun terakhir.

img_title Honda Bajak Juara Dunia dari Yamaha, Fabio Quartararo Resmi Pindah Tim

Pada 2014 dan 2015, Marquez selalu kalah dari Lorenzo. Namun pada balapan yang digelar 25 September 2016 ini, dia berhasil mengungguli pembalap Movistar Yamaha tersebut.

Marquez jadi yang tercepat dengan catatan waktu 41 menit 57.678 detik. Catatan waktunya ini lebih baik dibanding 2013 lalu, di mana dia merebut podium tertinggi dengan waktu 42 menit 3.459 detik.

img_title Jorge Martin Resmi Umumkan Hengkang dari Aprilia Usai MotoGP 2025

"Saya berusaha keras hingga 100 persen pada awal balapan. Saya tahu lap pertama sangat penting untuk membuka gap. Tapi saya mendorong diri terlalu keras, seperti yang saya lakukan saat kualifikasi. Kemudian saya melakukan kesalahan besar dan hampir mengalami kecelakaan. Saya bisa menyelamatkan diri berkat siku, seperti biasanya," ucap The Baby Alien.

"Itu momen besar. Tapi setelah momen itu saya bilang 'oke, bernapas sebentar, berusaha tenang' dan perlahan-lahan saya menemukan irama seperti saat latihan. Ketika saya mengejar Valentino (Rossi), saya berusaha menyiapkan serangan. Saya memperlambat kecepatan selama satu lap, kemudian berusaha menyentuh top speed motor dengan sangat kencang untuk membuka gap, kemudian berusaha mempertahankan jarak," katanya.

GP Aragon usai, lanjut ke Jepang. Di sini lah "pesta dadakan" tim Repsol Honda terlaksana, meski sebenarnya balapan masih menyisakan tiga seri. Di sisi lain, dua pembalap Yamaha, mengalami nasib sial.

Dengan menyisakan tiga seri lagi, poin yang dikumpulkan oleh Marquez 273. Sehingga selisih poin antara Marquez dengan Rossi adalah 77 angka. Rossi mengumpulkan 196 poin.
 
Memulai balapan dari pole position, Rossi sempat turun di peringkat ketiga setelah bendera start dikibarkan. Rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo langsung menyodok ke posisi pertama.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut