Tragedi Horor Senayan dan Raibnya Mahkota Ratu Bulutangkis Dunia

Carolina Marin mengerang kesakitan.
Sumber :
  • BWF

VoxPop – Minggu, 27 Januari 2019, dunia bulutangkis dibuat gempar. Ratu bulutangkis dunia, Carolina Marin mendadak roboh dan terkapar di lapangan 1 Istora Senayan, Jakarta.

img_title Resmi Tutup Kejuaraan Badminton Kapolri Cup 2026, Kapolri Komitmen Dukung Prestasi Atlet Nasional

Peraih medali emas Olimpiade Rio 2019 itu mengalami nasib tragis, tulangnya cedera saat berduel di final BWF Super 500, Indonesia Masters 2019.

Saina Nehwal menjadi saksi hidup apa yang dialami gadis berusia 26 tahun itu. Tepat di hadapan ratu bulutangkis India itu Carolina roboh dan mengerang kesakitan.

img_title Atlet Muda Indonesia Dominasi Turnamen Bulu Tangkis Asia Tenggara

Gelar juara yang sudah di depan mata melayang begitu saja, Carolina terpaksa melepaskan gelar juara itu ke tangan Saina meski saat cedera horor menyerangnya angka di papan skor masih dikuasai Carolina dengan kedudukan 10-4.

Ternyata, laga 10 menit paling tragis itu berimbas fatal. Karier gadis Spanyol itu benar-benar hancur seketika. Cedera telah memaksanya terbaring di ruang perawatan.

img_title Jonatan Christie Dua Kali Tumbang dari Wakil kanada Victor Lai, Jojo Ungkap Masalah yang Bikin Sulit Menang

Pebulutangkis Carolina Marin di ruang operasi.

Hampir 7 bulan sudah Carolina tak muncul di lapangan, padahal tim dokter yang memeriksa cedera Anterior Cruciate Ligaments (ACL) yang dideritanya pernah memprediksi Juara Dunia tiga kali itu bakal pulih dalam 6 bulan saja.

Selama masa perawatan Carolina terpaksa berkali-kali harus mengubur mimpinya untuk naik podium juara, lebih dari lima turnamen besar bulutangkis dunia dilaluinya tanpa bisa berlaga.

Mulai All England Open Badminton Championships 2019, Malaysia Open 2019, Singapore Open 2019, Indonesia Open 2019, Thailand Open 2019.

Bahkan, Carolina harus merelakan tahta juara Japan Open yang direbutnya dua tahun beruntun di 2017 dan 2018 melayang ke tangan orang.

Itu belum seberapa, Carolina kini juga harus mengikhlaskan mahkota Juara Dunia yang dikuasainya raib tanpa bisa dipertahankan. Lagi-lagi Carolina harus istirahat di tengah panasnya perebutan tahta juara BWF World Championships 2019.

"El tiempo avanza... Solo queda algo más de un mes para el Mundial! Llegamos?(Waktu terus berjalan ... Hanya ada satu bulan tersisa untuk Piala Dunia! Kita tiba?)" inilah kalimat terakhir yang dilontarkan Carolina.

Saina Nehwal memeluk Carolina Marin yang terkapar di Senayan.

Tampak jelas sebenarnya gadis ini tak rela melepas begitu saja mahkota Juara Dunia, dia masih berharap bisa mempertahankannya dan mengukir sejarah lagi.

Sayangnya, memang Carolina harus pasrah pada takdir, namanya kembali tak terdaftar dalam ratusan pebulutangkis yang turun tanding di St. Jakobshalle, Basel, Switzerland, Selasa 19 Agustus 2019 mendatang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut