Kisah Memilukan di Balik Wajah Pucat Ganda Malaysia di Denmark Open

BWF World Tour.
Sumber :
  • BWF

VoxPop – Ternyata ada sebuah cerita memilukan di balik gagalnya ganda campuran terbaik Malaysia, Chang Peng Soon/Goh Liu Ying merebut gelar juara di BWF World Super 750, Denmark Open 2019.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Kisah ini dialami Chan dan diutarakannya beberapa saat setelah keluar dari arena tanding usai dikalahkan duo Korea, Seo Seung Jae/Chae YuJung, Sabtu 19 Oktober 2019.

Menurut Chan, sebenarnya kondisi kesehatannya ketika bertempur di turnamen berhadiah total 775.000 Dolar Amerika Serikat itu sedang tidak stabil. Itulah yang menyebabkan wajahnya sangat pucat selama menjalani pertandingan.

img_title Balas Dendam Sempurna! Jonatan Christie Libas Juara Dunia dan Rebut Gelar Denmark Open 2025

Chan menuturkan, sebelum menjalani laga di Denmark Open 2019, dirinya mengalami sebuah peristiwa yang nyaris mengancam nyawanya. Chan ternyata sempat dilarikan ke rumah sakit karena keracunan makanan.

Peristiwa itu terjadi di Kuala Lumpur hanya dua hari sebelum Denmark Open 2019 di gelar. Dan selama di rumah sakit, dia memaksakan kondisinya segera pulih dengan cara penyuplaian cairan ke tubuhnya.

img_title Fajar/Fikri Melaju ke Final Denmark Open 2025, Tumbangkan Ganda China

Chan mengatakan, keracunan yang dialaminya membuat dirinya mengalami muntah-muntah. Bahkan terjadi sampai dua hari beruntun.

BWF World Tour.

"Saya sangat puas dengan hasil kompetisi ini dan bermain keracunan makanan serius di KL sebelum datang ke Denmark, menyebabkan saya muntah selama dua hari. Untuk pulih dengan cepat, saya pergi ke rumah sakit untuk menggantung air untuk mengisi air. Karena itu, kebugaran fisik game ini memang menjadi masalah," tulis Chan di akun media sosial pribadinya.

Namun, meski dalam kondisi tubuh yang masih tak norma. Chan dan Goh masih bisa tampil luar biasa di turnamen ini, terbukti dia bisa lolos sampai ke perempatfinal

Di babak 32 besar Chan/Goh mampu menghancurkan wakil Jepang, Kohei Gondo/Ayane Kurihara. Malahan mereka cuma membutuhkan dua game berdurasi 37 menit untuk menang dengan angka yang juga telak 21-17 dan 21-14.

Begitu juga di babak 16 besar, peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 ini masih mampu menghajar ganda India, Pranaav Jerry Chopra/Redyy N Sikki melalui rubbergame selama 58 menit dengan angka 26-24, 13-21 dan 21-11.

"Terima kasih atas dukungan pelatih dan mitra untuk masuk delapan besar puas. Tidak ada, itu akan menjadi lebih baik dan lebih baik," tulis Chan.

Baca: Denmark Open Gempar, Praveen/Melati Kalahkan Monster Bulutangkis Dunia

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Jonatan Christie buka suara soal insiden tak fair play di India Open 2026. Meski merasa dirugikan, Jojo tetap menang dan memilih fokus ke laga berikutnya.

img_title
VoxPop.co.id
15 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut