Ahsan/Hendra Menang, Indonesia Juarai Denmark Open 2019

Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
Sumber :
  • PBSI

VoxPop – Salah satu gelar juara BWF World Tour Super 750, Denmark Open 2019, akhirnya dipastikan jatuh ke tangan Indonesia untuk yang kedua kali secara beruntun.

img_title Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Indonesia dipastikan telah menjuarai ganda putra turnamen berhadiah total 775.000 Dolar Amerika Serikat setelah sang Juara Dunia 2019, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menciptakan terjadinya all Indonesian finals.

Mereka lolos ke final untuk menghadapi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang telah lebih dahulu lolos ke partai puncak usai mengalahkan duo Taiwan, Lu Chin Yao/Yang Po Han.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

The Daddies menyegel gelar juara ganda putra setelah di semifinal menghancurkan ganda putra Jepang pemegang ranking 4 dunia, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Jalannnya pertandingan semifinal itu sangat sengit, di game pertama Takeshi/Keigo langsung saja menekan Juara Dunia 2019, Ahsan/Hendra. Mereka menggempur The Daddies dengan serangan bola-bola pendek cepat di depan net. Alhasil sejak awal mereka sudah mampu unggul angka 5-2 dari Ahsan/Hendra.

img_title Balas Dendam Sempurna! Jonatan Christie Libas Juara Dunia dan Rebut Gelar Denmark Open 2025

Bahkan di jeda pertengahan game mereka masih mampu mendominasi perolehan poin dan mempertahankan keunggulan dengan skor 11-10.

Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Namun, usai jeda situasi dan kondisi pertandingan berubah drastis apalagi setelah penguasa ranking 2 dunia menyamakan angka dan berbalik unggul 11-12. Keunggulan Ahsan/Hendra juga tak lama, Takeshi/Keigo bisa menyamakan angka pada kedudukan 14-14.

Malah saat memasuki waktu krusial mereka berbalik unggul 16-14. Tapi, Ahsan/Hendra juga tak butuh waktu lama untuk kembali mengimbangkan angka 16-16.

Mendekati pengujung game Takeshi/Kegio lagi-lagi unggul 19-18. Di detik-detik akhir game Ahsan/Hendra mulai memperlihatkan keahlian mereka dalam menyalip angka, terbukti 3 angka beruntu diraihnya untuk berbalik unggul dan merebut kemenangan dengan poin dramatis dan tipis 19-21.

Kekalahan dramatis di game pertama membuat ganda Jepang itu meradang, di game kedua mereka langsung menerjang pertahanan Ahsan/Hendra. Di awal game dalam waktu cepat mereka bisa unggul jauh 7-2 dari Ahsan/Hendra.

Bahkan saat jeda pertengahan game mereka masih bisa mempertahankan keunggulan pada kedudukan 11-8. Selepas jeda perolehan angka semakin melebar saja, Ahsan/Hendra tertinggal jauh 6 angka pada kedudukan 15-9.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut