Gila, Juara Dunia Dihabisi Ranking 27 di Semifinal Hong Kong Open

BWF World Tour.
Sumber :
  • VoxPop.co.id

VoxPop – Semifinal BWF World Tour Super 500, Hong Kong Open 2019 benar-benar dipenuhi kejutan-kejutan yang luar biasa.

img_title Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Kali ini terjadi di sektor ganda putri, ratu bulutangkis dunia, pemegang gelar Juara Dunia beruntun di tahun 2018 dan 2019, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara gagal lolos ke final akibat dibantai Chang Ye Na/Kim Hye Rin.

Walau cuma berbekal ranking 27 dunia, tak sedikitpun Chang/Kim gentar menghadapi pemegang gelar Juara Dunia 2018 dan 2019 itu. Terbukti sejak awal game pertama justru mereka yang mendominasi pertarungan dan menguasai perolehan poin.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Mayu/Wakana berusaha lepas dari tekanan permainan cepat yang diperagakan duo Korea Selatan itu, memang beberapa kali mereka bisa unggul seperti pada skor 5-7 dan 7-9. Namun mendekati jeda ranking 3 dunia itu semakin keteteran apalagi ketika Chang/Kim berbalik unggul 11-9.

Keunggulan 2 poin membuat semangat Chang/Kim untuk menghancurkan ganda terakhir Jepang itu semakin membara. Dampaknya sangat luar biasa, mereka mampu unggul hingga akhir game dan merebut kemenangan dengan angka 21-18.

img_title Hong Kong Open 2025: Tiga Ganda Putri Indonesia Tumbang, Sabar/Reza Melaju ke Perempat Final

Kemenangan di game pertama membuat Chang/Kim semakin membara untuk bisa menyingkirkan Mayu/Wakana. Memang di awal game terjadi pertarungan sengit. Tapi setelah skor sama kuat 4-4. Mayu/Wakana mulai terseok-seok dengan strategi Chang/Kim yang pintar memainkan tempo. Terbukti saat jeda mereka tertinggal jauh 11-6.

BWF World Tour.

Selepas jeda Mayu/Wakana berusaha lepas dari jebakan gaya bermain Chang/Kim. Tapi mereka selalu gagal. Malahan dengan sangat cepat Chang/Kim mampu melesatkan keunggulan hingga berjarak 10 poin pada skor 19-9.

Mayu/Wakana kian tertekan, mereka berusaha tampil tenang untuk bisa menggagalkan kemenangan lawan yang sudah di depan mata. Mereka bermain sangat hati-hati dengan memanfaatkan bola-bola servis efektif. Pola itu cukup mujarab meredam serangan cepat lawan, perlahan mereka bisa memangkas jarak angka jadi cuma tersisa 5 poin pada kedudukan 19-14.

Hanya saja, Chang/Kim berhasil memaksa Mayu/Wakana untuk bermain cepat. Hal itu membuat Mayu/Wakana kehilangan fokus dan buntutnya dengan mudah Chang/Kim merebut dua poin terakhir untuk menuntaskan perlawanan Mayu/Wakana dengan skor 21-14.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut