Plus Minus Bulutangkis RI Versi LYD: Saya Lemah Jika Ketemu Indonesia
- BWF
Power dan Drive Hebat
Lee Yong Dae pun mengatakan, selain bisa bermain lembut, Indonesia punya punya power yang besar. Pun demikian dengan pukulan drive-nya.
"Power-nya juga kuat, drive-nya juga hebat sekali," kata Yong Dae.
Pintar Cetak Skor
Menurut Lee Yong Dae, bulutangkis lebih dari sekadar adu kekuatan fisik dan kekencangan pukulan. Banyak hal-hal lain yang ikut memengaruhinya. Pemain Indonesia, menurut Yong Dae, punya hal itu.
"Kalau ketemu atlet Indonesia tuh badan kita enggak capek, cuma ya kalah deh. Alasannya karena permainan halus itu. Mereka pintar dalam mencetak skor," serunya.
Pembawaan Tenang
Selain itu, pemain Indonesia dinilai punya aura yang kalem dan tenang. Lee Yong Dae pun sampai bingung dengan pembawaan para pemain Indonesia tersebut.
"Indonesia punya gaya yang berbeda. Atlet Indonesia itu bawaannya tenang. Entah kenapa pemain Indonesia itu kalem banget, bahkan sampai selesai," serunya.
Kelemahan
Selain itu, Lee Yong Dae juga bicara keunggulan pemain Korea dibanding Indonesia. Menurutnya, yang paling menonjol adalah mental dan fisik.
"Pemain Indonesia memang kalem dan tenang, tapi terkadang suka menyerah kalau situasi sudah agak berat," ujarnya.
Lee Yong Dae juga menambahkan, "Kalau pemain Korea itu power, kekuatan fisik, dan mental sih bagus, tapi bulutangkis itu kan harus mencetak skor untuk menang. jadi walaupun fisik bagus ya, kurang. Contoh saja kalau saya disuruh running sama atlet Indonesia, mungkin saya bisa menang. Tapi kalau bulutangkis, saya bisa kalah," ujar atlet yang kini juga menekui channel YouTube-nya.
