Plus Minus Bulutangkis RI Versi LYD: Saya Lemah Jika Ketemu Indonesia

Lee Yong Dae/Yoo Yeo Seong
Sumber :
  • BWF

Power dan Drive Hebat

img_title Misi Gelar di All England 2026: PBSI Andalkan 24 Atlet dan Aklimatisasi Khusus

Lee Yong Dae pun mengatakan, selain bisa bermain lembut, Indonesia punya punya power yang besar. Pun demikian dengan pukulan drive-nya.

"Power-nya juga kuat, drive-nya juga hebat sekali," kata Yong Dae.

img_title Indonesia Open Makin Panjang Jadi 11 Hari, PBSI Rela Keluar Biaya Lebih Demi Status Turnamen Kelas Dunia

Pintar Cetak Skor

Menurut Lee Yong Dae, bulutangkis lebih dari sekadar adu kekuatan fisik dan kekencangan pukulan. Banyak hal-hal lain yang ikut memengaruhinya. Pemain Indonesia, menurut Yong Dae, punya hal itu.

img_title Update Klasemen India Open 2026: Jonatan Christie Melaju ke Semifinal, Putri KW Tersingkir oleh An Se Young

"Kalau ketemu atlet Indonesia tuh badan kita enggak capek, cuma ya kalah deh. Alasannya karena permainan halus itu. Mereka pintar dalam mencetak skor," serunya.

Pembawaan Tenang

Selain itu, pemain Indonesia dinilai punya aura yang kalem dan tenang. Lee Yong Dae pun sampai bingung dengan pembawaan para pemain Indonesia tersebut.

"Indonesia punya gaya yang berbeda. Atlet Indonesia itu bawaannya tenang. Entah kenapa pemain Indonesia itu kalem banget, bahkan sampai selesai," serunya.

Kelemahan

Selain itu, Lee Yong Dae juga bicara keunggulan pemain Korea dibanding Indonesia. Menurutnya, yang paling menonjol adalah mental dan fisik.

"Pemain Indonesia memang kalem dan tenang, tapi terkadang suka menyerah kalau situasi sudah agak berat," ujarnya.

Lee Yong Dae juga menambahkan, "Kalau pemain Korea itu power, kekuatan fisik, dan mental sih bagus, tapi bulutangkis itu kan harus mencetak skor untuk menang. jadi walaupun fisik bagus ya, kurang. Contoh saja kalau saya disuruh running sama atlet Indonesia, mungkin saya bisa menang. Tapi kalau bulutangkis, saya bisa kalah," ujar atlet yang kini juga menekui channel YouTube-nya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Resmi Tutup Kejuaraan Badminton Kapolri Cup 2026, Kapolri Komitmen Dukung Prestasi Atlet Nasional

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, secara resmi menutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut