Ngeri, Ritual Maharatu Bulutangkis Dunia Jelang Duel Panas All England
- VoxPop.co.id/M Ali Wafa
VoxPop – ?Maharatu bulutangkis dunia, Carolina Marin bakal berjuang di BWF World Tour Super 1000, All England Open 2020. Pebulutangkis asal Spanyol ini bakal berjibaku di Birmingham Arena, Inggris.
Berlaga di partai partai perdana, Carolina berhadapan dengan dara muda China, Zhang Yi Man. Tentu turnamen tertua ini menjadi partai yang ditunggu-tunggu Carolina, sebab sejauh ini ia tak satupun menyabet gelar juara.
Jelang laga, Carolina mengunggah ritual ke akun Instagramnya. Ia tampak melakukan persiapan yaitu dengan latihan fisik, tampak dalam unggahannya Carolina menebar senyum sambil dibantu seorang fisioterapis.
"Siap untuk All England, kembali ke Birmingham Arena setelah 2 tahun," tulis Carolina, Selasa 10 Maret 2020.
Diketahui, sejak awal 2020, Carolina selalu sial di berbagai turnamen. Ia kerap tumbang di semifinal dan final rangkain tour BWF. Sebut saja, Malaysia Masters, Indonesia Masters, Thailand Masters, Spain Masters, Carolina tampil di semua partai tersebut.
Meski demikian, dewi fortuna belum memihak kepadanya. Malaysia Masters, Carolina diamuk oleh Chen Yufei dari China. Partai semifinal membara itu dimenangkan Yufei dua game langsung.
Selanjutnya, Indonesia Masters, partai membara kembali tersaji antara Carolina dan ratu bulutangkis Thailand, Ratchanok Intaton. Duel panas itu menjadi hal yang tak terbayangkan olehnya, Carolina secara dramatis dihancurkan Ratchanok lewat drama rubbergame.
Tak patah arang, Carolina kembali berjuang di Thailand Masters, faktanya Carolina kembali diamuk pebulutangkis top dunia lainnya. Adalah Akane Yamaguchi sang pengubur mimpi maharatu.
Tipuan manja dari Akane, memaksa Carolina bertekuk lutut di partai semifinal itu. Carolina menyerah lewat drama rubbergame.
Paling menyakitkan, adalah Spain Masters. Tampil di hadapan pendukung sendiri, pemegang rangking 7 dunia itu harus rela menelan pil pahit. Secara mengejutkan, pebulutangkis manis asal Thailand, Pornpawee Chochuwong menghancurkan Carolina lewat drama rubbergame.
Lika-liku perjuangan Carolina memang pahit sejak awal turnamen 2020. Namun, rangkingnya melesat. Kini, Carolina bakal berjuang di Inggris, akankah gelar juara kali ini mampu dipersembahkan Carolina?
Sementara itu, lawan yang akan dihadapi, Zhang Yi memang bukan lawan yang sepadan. Pemegang ranking 33 dunia itu tampil buruk sejauh ini. Tampil di tiga turnamen, gadis 23 tahun itu selalu tumbang di babak 32 besar.
