Muhammad Ali Pernah Cibir Film Rocky

Cuplikan flm Rocky (1976) yang diperankan Sylvester Stallone.
Sumber :

VoxPop – Rocky (1976) menjadi salah satu film bertema olahraga legendaris dan paling laris yang masih dikenang hingga saat ini. Film ini sendiri ditulis dan diperankan langsung oleh aktor baru, Sylvester Stallone.

img_title Tanda-tanda Canelo Alvarez Pensiun Semakin Nyata

Film Rocky menceritakan kisah seorang petinju underdog bernama Rocky Balboa yang mendapat kesempatan seumur hidup untuk bertarung melawan juara kelas berat dunia yang saat itu berkuasa, Apollo Creed.

Baca juga: Duel Maut Ini Bikin Tinju Kini Maksimal 12 Ronde

img_title Anthony Joshua Sempat Terpuruk, Ternyata Ada Kalimat Sakti di Sudut Ring yang Bangkitkan Sang Juara

Meski ceritanya sangat sederhana, film ini ternyata meraup sukses besar yang mengglobal. Film ini menghasilkan lebih dari $225 juta di seluruh dunia, dan kemudian memenangkan tiga Oscar, termasuk Best Picture.

Karier Stallone pun meroket setelah film itu dan ia berubah menjadi bintang besar. Dia menulis dan membintangi enam sekuel lebih yang secara kolektif meraup lebih dari $1 miliar di box office seluruh dunia.

img_title Manny Pacquiao Bikin Geger Dunia Tinju, Unggahannya soal Ricky Hatton Dihantam Komentar Pedas

Inspirasi Stallone membuat seri Rocky datang dari pertarungan tahun 1975 antara juara kelas berat dunia saat itu Muhammad Ali dan penantang rangking dunia, Chuck Wepner. Wepner tampil mengejutkan di duel ini.

Meski Ali memenangi duel 15 ronde ini dengan kemenangan TKO (Technical Knockout), tapi Wepner membuat kejutan di pertarungan ini. Dia sukses merobohkan Ali saat pertarungan memasuki rende kesembilan.

Dalam film Rocky, Stallone menggambarkan karakter Apollo Creed didasarkan pada Ali dan Wepner dimainkan oleh Rocky. Alhasil, Ali yang dibikin seperti tokoh antagonis tidak terlalu terkesan dengan film Rocky.

Tampilan duka situs Apple atas meninggalnya Muhammad Ali

Ali pun mengolok-olok film Rocky sebagai gambaran upaya ras kulit putih yang akan selalu melakukan berbagai cara demi bisa terlihat mendominasi di segala bidang. Salah satunya propaganda lewat film Rocky.

"Saya begitu hebat dalam tinju, sehingga mereka harus membuat citra seperti Rocky, gambaran orang kulit putih di layar lebar, untuk menangkal citra saya di ring," kata Ali kala itu seperti dikutip dari India Today.

"Amerika Serikat harus memiliki gambaran (dominasi) kulit putih, tidak peduli dari mana mereka mendapatkannya. Yesus, Wonder Woman, Tarzan, dan Rocky," lanjut Muhammad Ali mencontohkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut