5 Aksi Menakjubkan Valentino Rossi yang Bikin Kangen
- Motogp Pics
Jadi, ia bergabung dengan tim Yamaha yang sedang berjuang. Yang mengejutkan banyak orang adalah Yamaha saat itu tanpa kemenangan selama lebih dari setahun. Namun, Rossi jelas tahu apa yang dia lakukan, dan secara praktis ia membangun kembali kejayaan tim itu sendiri.

Rossi yang saat itu berusia 25 tahun memulai balapan di posisi pertama setelah menguasai sesi kualifikasi. Tapi, bukan berarti dia bisa melaju sendirian.
Max Biaggi yang menggunakan motor Rossi ketika masih di Honda kembali menjadi lawan sengitnya sepanjang balapan. Rossi finis di posisi pertama meraih catatan waktu 43 menit 50.218 detik. Rossi hanya unggul 0.210 detik dari Biaggi di posisi dua!
3. MotoGP Spanyol 2005
Pada putaran pembukaan musim 2005 yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Rossi kembali tampil luar biasa. Dia berhasil mempecundangi pembalap tuan rumah Sete Gibernau.
Gibernau terpaksa keluar dari trek di tikungan terakhir di lap terakhir setelah Rossi melakukan manuver berisiko dengan menyalip Gibernau dari sudut dalam.

Manuver Rossi membuat Gibernau sat itu murka. Dia menyebut aksi Rossi sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Saya tidak tahu berapa kali kita berbicara tentang tikungan itu, tetapi semakin banyak waktu berlalu, semakin saya mengerti bahwa banyak hal telah berubah sejak bentrokan itu. Banyak orang telah melihat manuver tersebut dan sejak itu telah diulang beberapa kali (oleh para pembalap lain),” ujar Gibernau, menyadur dari Tutto Motori Web.
4. MotoGP Amerika 2008
Rossi memiliki saingan baru di MotoGP Amerika Serikat yang berlangsung di Sirkuit Laguna Seca, 2008. Dia adalah bintang Ducati, Casey Stoner. Kedua pembalap menampilkan pertarungan ekstra seru.
Stoner dan Rossi beberapa kali saling mendahului sebelum akhirnya ketika balapan menyisakan delapan lap, musibah menimpa Stoner. Pembalap Australia itu terjatuh di gravel setelah melebar di sebuah tikungan ke kiri.

Stoner mampu bangkit dan kembali menempati posisi kedua. Namun, Rossi sudah kadung di depan, hingga akhirnya Rossi finis sendirian dengan selisih waktu 16 detik.
Setelah finis, Rossi mendatangi garasi Stoner untuk meminta maaf. Stoner memang tidak terlihat marah, namun dia mengucapkan kata-kata yang menyindir Rossi. "Ambisi Anda melebihi bakat Anda," kata Stoner.
