Menguak Fakta, Proses Mike Tyson Jadi Manusia Paling Jahat di Bumi

Mike Tyson
Sumber :
  • Instagram/miketyson

Singkat cerita, setelah pertarungan itu, Tyson diterima oleh d'Amato. Tapi, insting jahat Tyson tak pernah hilang. Setelah diterima berlatih, dia malah berniat untuk merampok rumah d'Amato. Namun untungnya hal itu tak pernah terjadi.

img_title Terpopuler: Donald Trump Dihajar Mike Tyson, Petinju Jepang Hilang Ingatan

Setelah tiga tahun berlatih, ibu Tyson meninggal dan D'Amato menjadi orang tua angkat Tyson. Saat itu, status D'Amato bukan hanya pelatih atau manajer, dia adalah ayah yang tidak pernah dimiliki Tyson.

img_title Donald Trump Dihajar Mike Tyson karena Diduga Main Belakang dengan Istrinya


Tibalah saatnya Tyson menjalani debut di tinju profesional pada 1985. Ketika itu dia melawan Hector Mercedes di Empire State Plaza Convention Center, New York.

Tyson menunjukkan pada dunia keganasannya. Ketika itu usianya baru 18 tahun berhasil mengalahkan Hector hanya dalam waktu 1 menit 47 detik. Setelah pertarungan itu, Tyson memuji D'Amato karena menanamkan mentalitas yang cukup mengerikan pada dirinya. 

img_title Kekhawatiran Anak Mike Tyson soal Laga Comeback Manny Pacquiao

“Saya mengembangkan kemampuan KO saya melalui D'Amato. Dia mengatakan kepada saya berulang-ulang untuk melakukan gerakan memukul dengan niat buruk. Itu adalah hal-hal buruk yang tidak akan pernah saya katakan kepada anak-anak saya," ungakapnya.

“Setiap pertarungan yang saya lakukan, dia akan berbicara tentang mematahkan tulang rusuk, menghancurkan hati, mendorong hidung seseorang ke otaknya. Tapi dia tidak meneriakkannya - dia menyampaikan pesan itu dengan tenang," cerita Tyson. 

Tyson mengatakan, D'Amato tahu betul bagaimana cara membuat dirinya merasa dihargai, hal yang tak pernah ia rasakan ketika masih muda.

“D'Amato hanya marah. Anda tidak akan pernah berpikir dia adalah orang tua yang buas, tetapi dia memang tua. Dia berbicara kepada saya tentang mendapatkan ancaman dan orang-orang meletakkan senjata di kepalanya," ujar Tyson.


Tapi, d’Amato juga memberi Tyson cinta dan pujian yang tidak pernah dikenalnya, d’ Amato juga tahu bagaimana memotivasi dan menantangnya secara mental juga.

“Dia sangat tangguh dan tangguh, tidak takut menghadapi kematian. Dia berkata, "Aku tidak peduli, aku binatang. Mereka harus membunuhku untuk menghentikanku '. D'Amato membangkitkan ‘saya tidak memberikan sikap yang buruk," ungkap Tyson.


Sayangnya, D'Amato meninggal pada 4 November 1985 ketika Tyson berusia 19 tahun. Dia tidak pernah melihat apa yang ia lakukan kepada Tyson menjadi kenyataan setahun kemudian pada 22 November 1986. Tyson berhasil menjadi juara dunia termuda setelah mengalahkan Trevor Berbick hanya dalam dua ronde. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut