Skandal Olahraga, Detik-detik Kobe Bryant Tiduri Pelayan Hotel
- biographytribune
VoxPop – Kobe Bryant adalah salah satu pebasket terhebat yang pernah ada. Namanya melegenda karena prestasinya menjuarai kompetisi basket NBA sebanyak lima kali.
Kobe juga 18 kali masuk tim All-Star, 15 kali dilantik dalam All-NBA Team, menjadi Most Valuable Player (MVP) dalam edisi 2008 NBA, dan dua kali jadi pemenang MVP Final NBA.
Kobe adalah aktor protagonis dalam gemerlapnya panggung NBA. Selepas era Michael Jordan, Kobe Bryant-lah yang jadi idola dan menginspirasi anak-anak di seluruh dunia.
- Derick E. Hingle-USA TODAY Sports
Namun, bukan berarti Kobe tanpa kontroversi. Kehidupan Kobe pernah berubah 180 derajat, berantakan dan karier basketnya hampir tamat.
Momen itu terjadi pada Juni 2003, Kobe dituduh memperkosa Katelyn Faber, seorang wanita berusia 19 tahun. Katelyn Faber adalah pekerja di sebuah hotel di Colorado, Amerika Serikat.
Kobe menginap di tempat Katelyn Faber bekerja. Rencananya mantan pemain LA Lakers itu mau menjalani operasi pada bahunya yang cedera.
Dilansir Complex, Katelyn Faber datang ke kamar Kobe untuk mengecek suhu air di pancuran. Dan di sanalah Kobe mengumbar rayuan, membuka celana dalam Faber, dan melakukan hubungan seks.
Dari pemeriksaan medis, Faber mengalami pendarahan pada bagian vitalnya akibat aktivitas seks berkali-kali. Dia kemudian melaporkan bahwa dirinya diperkosa. Dia menuntut setidaknya 75 ribu dollar atau setara Rp1 Miliyar sebagai ganti rugi.

Namun, kasus itu dibatalkan di pengadilan ketika Faber menolak untuk memberikan bukti di persidangan pada 2004.
Sementara Kobe, dilansir Daily Mail mengaku telah berhubungan seksual dengan Faber. Tapi, dia membantah telah melakukan kekerasan seksual karena yang dilakukanya dilandasi perasaan suka sama suka.
Kasus itu menghantam Kobe. Dia kehilangan kontrak yang menguntungkan dengan sejumlah sponsor seperti Nutella dan McDonalds. Begitu juga dengan rumah tanggannya dengan Vanessa Laine ]yang nyaris hancur.
Dalam film dokumenternya Kobe Bryant's Muse, dia menyesal telah mengecewakan istri dan keluarganya. "Adalah tugas seorang pria untuk menjaga keluargamu. Dalam aspek itu, saya gagal total," kata Kobe.
Kasus pemerkosaan yang dituduhkan pada Kobe berakhir tahun 2005. Kobe dan Faber akhirnya mencapai kesepakatan di luar pengadilan.
