Profil Windy Cantika Aisah Lifter Putri Indonesia

Windy Cantika Aisah
Sumber :
  • tangkapan layar instagram/@Windyantika11

VoxPop – Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah, menyumbang medali pertama Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020. Windy berhasil mendapatkan medali perunggu di kelas 49 kg putri di Hall Tokyo International Forum, Sabtu (24/7/2021). 

img_title Jejak Karier Chairul Anwar, Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Korupsi Pakan Hewan Rp10 Miliar, Ini Modusnya

Profil Windy Cantika Aisah lifter putri Indonesia

Windy Cantika Aisah merupakan Wanita asal Jawa Barat. Dara ini kelahiran Bandung, 11 Juni 2002 yang saat ini berusia 19 tahun.

img_title Profil Benyamin Davnie, Wali Kota Tangerang Selatan Sewa Mobil Dinas Rp 19,95 M, Klaim Lebih Efektif

Windy Aisah sukses meraih medali perunggu berkat total angkatan 194 kg pada babak final yang berlangsung pada Sabtu 24 Juli 2021 siang WIB.

Medali perunggu tersebut sekaligus menjadi yang pertama bagi kontingen Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

img_title Profil Kuntadi, Kepala BPA Diisukan Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah, Pernah Tangani Perkara Harvey Moeis

Hasil Angkat Besi Wanita Kelas 49 Kilogram:

  1. Zhihui Hou (Tiongkok) Medali Emas
  2. Chanu Saikhom Mirabai (India) Medali Perak
  3. Windy Cantika Aisah (Indonesia) Medali Perunggu

Berkat catatan itu, Windy Cantika Aisah menorehkan jumlah angkatan terbaik sepanjang kariernya yang tercatat di laman resmi Federasi Angkat Berat Internasional (IWF).

Dengan rekor angkatan yang sama, Windy Cantika Aisah juga memegang catatan angkatan terbaik di kelas 49 kg putri bagi Indonesia sejak Olimpiade Helsinki 1952.

Melansir laman Federasi Angkat Berat Asia (AWF), Windy Cantika Aisah juga memperoleh penghargaan sebagai atlet putri terbaik di Kejuaraan Junior Angkat Berat Asia 2020.

Ternyata, ibunda Windy Cantika Aisah juga mantan seorang lifter yang tercatat meraih medali perunggu pada kejuaraan Dunia 1998.

Perolehan medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020 ini juga menjadi bekal berharga bagi Windy Cantika Aisah untuk Asian Games Guangzhou 2022 mendatang pada kategori 49 kg putri.

Prestasi 

Diketahui Windy sudah menggeluti angkat besi sejak masih di bangku sekolah kelas 1 SMP. Hal tersebut membuat gadis 19 tahun ini memiliki segudang prestasi.

  • Di Asian Games ia mendapatkan medali emas di Jakarta 2018, SEA Games Filipina 2019, dan terakhir membawa pulang medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2021 di Tashkent, Uzbekistan bulan Mei lalu.
  • Windy merebut title lifter putri terbaik pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2020 lalu. 
  • Berkat prestasinya tersebut, Windy dinobatkan sebagai salah satu atlet yang diperhitungkan di Olimpiade Tokyo lantaran menjadi atlet dengan urutan lima dunia. 
  • Hal tersebut berdasarkan perolehan total 3286,3327 poin dari kejuaraan angkat beban, selama tahun 2019 seperti di SEA Games dan IWF World Championship.
  • Asian Championships di China pada April 2019 lalu, membuatnya masuk dalam perhitungan poin kualifikasi. Dia mencatatkan angkatan total 177 kg, dari snatch 80 kg dan clean and jerk 97 kg.
  • Prestasi yang baru saja diraihnya, Windy berhasil mencatatkan medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020. Keberhasilannya berkat usahanya yang mendapatkan nilai total 194, yang terbagi snatch 84 kg dan clean and jerk 110 kg. Torehan itu menjadi rekor angkatan pribadi Windy.
Sosok Hendra Arifin, pendiri HokBen

Mengenal Hendra Arifin, Pendiri HokBen yang Tinggalkan Karier sebagai Insinyur, Keputusannya Sempat Ditentang Keluarga

Mengenal Hendra Arifin, sosok yang meninggalkan karier sebagai insinyur demi membangun HokBen. Kisahnya penuh tantangan hingga memiliki ratusan gerai di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut