Khofifah Bangga Ada Atlet Jatim Raih Emas Paralimpiade Tokyo

Atlet bulutangkis Indonesia, Khalimatus Sadiyah
Sumber :
  • ANTARA/HO/NPC Indonesia

VoxPop – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi atlet bulutangkis asal Mojokerto Jawa Timur, Khalimatus Sadiyah yang berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia dalam Paralimpiade Tokyo 2020 saat memenangkan final ganda putri bersama rekannya, Leani Ratri Oktila, akhir pekan lalu.

img_title Indonesia Para Badminton International 2025 Naik Kelas, Diikuti Pebulutangkis dari 24 Negara

Atlet berusia 21 tahun yang lahir pada 17 September 1999 dan akrab disapa Alim ini memenangi final ganda putri bersama Leani Ratri Oktila saat melawan atlet Cina, Cheng Hefang dan Ma Huihui, di Yoyogi National Stadium. Keduanya menang telak di dua babak dengan skor 21-18 dan 21-12 dalam waktu 32 menit saja.

Dalam pertandingan tersebut, Alim dan Leani masuk dalam klasifikasi SL3-SU5. Klasifikasi SL3 merupakan kelas atlet dengan gangguan berjalan atau tidak seimbang. Sedangkan klasifikasi SU5 untuk atlet dengan keterbatasan bagian tubuh atas seperti salah satu tidak bisa digunakan secara normal.

img_title CdM Indonesia di Paralimpiade 2024 Reda Manthovani Raih Gelar Kehormatan Grand Master Taekwondo

Atas prestasi yang mengharumkan Jatim dan Indonesia itu, Khofifah mengaku bangga dan bersyukur serta apresiasinya  atas prestasi ini. Menurutnya, capaian Alim merupakan kebanggaan besar bagi Jatim mengingat ia adalah salah satu putri daerah yang membawa harum nama Jatim hingga kancah dunia.

"Selamat untuk Khalimatus Sadiyah dan Leani Ratri Oktila yang telah berhasil mempersembahkan emas pertama Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020. Alhamdulillah, kita  bersyukur dan bangga bahwa ada puteri daerah yang mengharumkan nama Jatim dan Indonesia di kancah internasional," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu, 5 September 2021.

img_title Jangan Takut Gagal, Pesan  Atlet Paralimpiade Peraih Medali Emas, Annabelle Williams untuk Semua Generasi

Khofifah menambahkan, betapa sosok Alim merupakan contoh nyata di mana kekurangan dalam diri tiap individu dapat menjadi kekuatan yang bisa membawanya pada kesuksesan. Hal tersebut, lanjutnya, sudah semestinya tertanam pada benak setiap orang khususnya generasi penerus di Jatim.

"Prestasi atlet kita ini adalah bukti bahwa kekurangan bukanlah batasan untuk tidak meraih kesuksesan. Bahkan, dengan berkaca pada Alim, kita sebenarnya bisa mengubah kelemahan menjadi kelebihan, kekurangan menjadi kekuatan," tutur Ketua Umum PP Muslimat NU itu.

Khofifah juga menyemangati para atlet lain yang sedang berjuang untuk negeri. Ia berharap, semakin banyak kemenangan dapat diraih. "Kita tentu juga sangat berharap atlet lainnya bisa menyusul membawa medali dan kemenangan untuk negeri kita tercinta Indonesia," ucapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut