Aice Group: Kolaborasi Stakeholder Jadi Kunci Cetak Juara
- istimewa
Menpora juga mengatakan bahwa lahirnya UU 11/2022 tentang Keolahragaan serta Perpres 86/2021 tentang Design Olahraga Nasional (DBON) diharapkan Pemerintah akan mengakselerasi prestasi olahraga dalam arti yang meluas.
“Undang Undang Keolahragaan dan Perpres DBON akan berkontribusi besar dalam membentuk Indonesia yang bugar, berkarakter tangguh dan berprestasi dunia. Bahkan majunya olahraga akan banyak berperan dalam memberdayakan perekonomian bangsa,” tambahnya.
Senada dengan Menpora, Aice Group juga menekankan adanya kebutuhan pengelolaan dan konsolidasi lintas pemangku kepentingan dalam mencapai targetan jangka pendek hingga panjang. Kemenpora dinilai ideal untuk mengonsolidasi kolaborasi multi-helix tersebut bersama dengan berbagai elemen Kementerian, Lembaga dan pemangku kepentingan lainnya.
“Sebenarnya swasta sudah banyak terlibat dalam banyak hajatan olahraga penting sudahlah ada selama ini. Aice sendiri sudah aktif terlibat dalam momen penting olahraga nasional Asian Games, Piala Presiden Bolabasket," ucap Sylvana.
"Festival Olahraga Anak Usia Dini hingga Piala Dunia misalnya. Yang dibutuhkan sekarang adalah akselerasi dan sinergi multi-helix. Kami mendukung Kemenpora untuk memimpin orkestrasinya hingga sukses,” tambah Sylvana.
Menurutnya, partisipasi aktif tersebut sejalan dengan visi produk Aice yang berkualitas tinggi dan sehat. Mulai produk low fat less sugar sampai bahan es krim yang sehat dan berkualitas tinggi. Jadi yang perlu dilakukan bersama ke depannya adalah lebih meningkatkan kualitas sinergi semua pemangku kepentingan.
Strategi Kolaborasi DBON untuk Cetak Prestasi
Dalam kesempatan yang sama, Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Dr. Raden Isnanta, M.Pd. menyampaikan apresiasinya atas partisipasi Aice dalam dunia olahraga dan ikut dalam gerakan bersama memperkuat upaya Indonesia untuk untuk mencetak juara di kancah regional dan global.
Menegaskan pernyataan Menpora, Raden menjelaskan bahwa upaya mencetak juara memang harus berawal dari upaya pembibitan dan pembudayaan prestasi olahraga di seluruh elemen masyarakat. Dan DBON menjadi payung konsolidasi semua pemangku kepentingan dalam upaya tersebut.
Menurutnya, pembudayaan olahraga sebagai salah satu pilar DBON dalam menciptakan masyarakat bugar sebagai adalah prasyarat penting dalam proses pembibitan dan prestasi olahraga.
Proses mencetak juara harus melalui proses panjang. Diawali dengan pembinaan olahraga di usia dini dan didukung oleh penerapan sport science yang mutakhir. Dan yang tak kalah penting, harus dibarengi dengan pembinaan dan kompetisi secara berjenjang dan sistematis.
