Mengenal Kun Bukator yang Jadi Tambang Medali Indonesia di SEA Games 2023

Tim Kun Bukator Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja
Sumber :
  • Kemenpora

VoxPop Sport – Atlet Indonesia dari cabang olahraga (cabor) Kun Bukator berhasil menambang tiga medali emas di SEA Games 2023 Kamboja. Tiga medali itu diraih dari nomor bare hand form group putra, bare hand form group putri, dan duo group performance putra.

img_title Meski Unggul Jauh di Ranking FIFA, Kim Sang-sik Larang Vietnam Remehkan Kamboja

Emas pertama Kun Bokator diraih dari trio Muhammad Martin Ramadhan, Tedi Hidayat, Sandiagi Putra. Mereka berhasil mendapatkan nilai terbaik dibandingkan empat negara yang ikut bersaing. Mereka berhasil mengumpulkan nilai 8.75.

img_title Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Duel Hidup-Mati Timnas Indonesia Vs Singapura, Vietnam Berada di Atas Angin

Emas kedua didapat dari trio Riana Oktavia, Riva Hojriah, dan Eni Tri Susilowati. Ketiganya turun di nomor Women’s Bare Hand Form Group. Mereka mendapatkan nilai 8.50.

Adapun, emas ketiga iraih Gema Nur Arifin dan Yazid Hanifam Kirniawan. Keduanya turun di nomor Men’s Dup Group Performance. Mereka mengumpulkan nilai 8.67.

img_title Kim Sang-sik Ogah Ambil Pusing soal Hasil Timnas Indonesia Vs Singapura, Pelatih Vietnam Bilang Begini

Tambahan emas dari tim Kun Bokator ini jadi emas ke-19 yang didapat tim Merah Putih dalam ajang SEA Games 2023 Kamboja. Lantas apa itu Kun Bukator?

Mengutip beberapa sumber Senin, 8 Mei 2023, Kun Bukator merupakan olahraga beladiri asli Kamboja. Seperti diketahui, dalam penyelenggaraan SEA Games, tuan rumah dibolehkan untuk memasukkan cabor tradisional dan olahraga baru untuk dipertandingkan.

Meski demikian, cabor tersebut baru bisa dipertandingkan apabila diikuti minimal 4 negara peserta SEA Games. Pertandingan ini dimainkan dalam tiga babak, di mana masing-masing babak berdurasi tiga menit dengan waktu jeda antar babak satu menit.

Menariknya, meski cabor Kun Bukator ini tidak begitu dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, rupanya olahraga tersebut tidak jauh berbeda dengan pencak silat. Oleh karena itu, para atlet Indonesia tidak menemui kesulitan dalam mengikuti cabor ini.

Disebutkan bahwa, Kun Bukator mulanya dikembangkan sebagai Teknik bela diri tentara Khmer. Dimana bela diri ini berfokus pada kekuatan serangan tinju, siku, tendangan lutut, bantingan dan kuncian.

Tahun 2022 lalu, UNESCO resmi memasukkan Kun Bukator sebagai warisan budaya tak benda Kamboja. Hal ini lantaran Kun Bukator memiliki pengaruh besar dalam sejarah negara itu.

Dalam Bahasa Khmer, Kun Bukator berarti ‘menghajar singa’. Tokoh yang pertama kali mengangkat nama Kun Bukator ke pentas dunia adalah Tharoth Sam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut