Hujan Emas dan Pecah Rekor di Hari Ketiga SEA Age Group Championship 2023
- istimewa
Bergeser ke nomor 100 M gaya bebas putra KU 2 (14-15 tahun) perenang Indonesia M. Akbar Putra Taufik mempersembahkan emas bagi Indonesia.
Akbar menjadi perenang tercepat yang menyentuh finish dengan waktu 52.92 detik. Sementara rekan senegaranya, Kaisar Hansel Putra Franciscus harus puas mendapatkan medali perak dengan waktu 53.22 detik. Medali perunggu diraih perenang Malaysia, Asian Adnan 53.25 detik.
Pelatih tim renang Indonesia, Albert C. Sutanto menilai sudah banyak perenang muda potensial Indonesia yang bermunculan di ajang ini.
"Medali kita banyak disumbang dari kelompok umur 3. Ini bagus karena mereka yang akan menjadi pelapis dan pengganti tim senior dimasa yang akan datang," jelas Albert.
Berikut hasil lengkap perolehan medali Sea Age Group Championship 2023 dari cabang olahraga renang :
No. Negara Emas Perak Perunggu
1. Vietnam 41 26 7
2. Singapura 20 22 20
3. Thailand 17 29 44
4. Malaysia 13 11 12
5. Indonesia 12 14 11
6. Filipina 2 4 10
7. Brunei 0 1 1
8. Kamboja 0 0 0
Pada cabang olahraga polo air mini putra yang baru perdana dipertandingkan pada ajang SEA Age Group Championship 2023, Indonesia harus puas dengan torehan medali perak.
Di pertandingan terakhir tim Indonesia A yang mengincar kemenangan untuk menggeser posisi Singapura justru harus menelan pil pahit. Pasukan Brandley Legawa kalah tipis 17 - 15 yang membuat tim Singapura meraih medali emas.
Selain kalah, posisi Indonesia A justru melorot ke peringkat 3, tersalip oleh tim Thailand sebagai runner-up.
Pada kategori putri, tim Indonesia A mengikuti jejak tim putra meski srikandi polo air Merah Putih berada di atas angin untuk meraih medali emas.
Tim Indonesia A yang hanya butuh hasil seri dipertandingan terakhir melawan Thailand justru kalah 14 - 23. Hasil ini membuat tim Thailand keluar sebagai juara, tim Indonesia A runner-up dan tim Indonesia B diposisi ketiga.
Komisi Teknik polo air Indonesia, Dean Baldwin menilai persaingan polo air di level Asia Tenggara memang semakin kompetitif.
"Thailand ini musuh yang patut diperhitungkan yah, apa lagi next sea games di negara mereka shingga persaingannya jadi makin menarik," jelas Dean.
"Sekarang para atlet Indonesia jadi tau nih mereka ada di level mana, jadi next-nya pelatih bisa tau latihan seperti apa yang harus dilakukan dan dipikirkan oleh tim pelatih juga. Karena mayoritas nantinya tim ini akan bermain di level senior," tutupnya.
