Profil Ashwath Kaushik, Bocah 8 Tahun yang Kalahkan Grandmaster Catur

Pecatur 8 tahun Ashwath Kaushik
Sumber :
  • Carleton Lim/Singapore Chess Federation

Swiss Ashwath Kaushik yang masih berusia delapan tahun enam bulan 11 hari membuat sejarah pada Minggu pekan lalu dengan menjadi pecatur termuda sepanjang masa yang mengalahkan seorang pecatur bergelar grandmaster.

img_title Resmi Lawan Brasil, India Tak Berniat Kalahkan Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup

Berikut profil singkat dari Ashwath Kaushik.

Kaushik menggulingkan grandmaster Polandia berusia 37 tahun, Jacek Stopa, dalam turnamen catur Burgdorfer Stadthaus Open di Swiss, akhir pekan lalu.

img_title Calon Lawan Timnas Indonesia Resmi Bikin Pengumuman Mengejutkan, India Bakal Lawan Brasil di FIFA Matchday

Keberhasilan bocah ajaib ini dalam mengalahkan grandmaster yang hampir lima kali usianya itu telah memecahkan rekor dunia pecatur termuda yang mengalahkan seorang grandmaster.

Sebelum ini pecatur paling muda yang mengalahkan seorang grandmaster adalah Leonid Ivanovic dari Serbia.

img_title Prabowo Pelajari Jurus India Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun

Namun, anak kelahiran India itu lahir lima bulan setelah Ivanovic, sehingga memungkinkan dia untuk mengklaim rekor tersebut.

Sama-sama berusia delapan tahun, umur Kaushik dan Ivanovic hanya berselisih lima bulan. Kaushik lebih muda lima bulan.

Menurut Chess.com, dalam laporannya pada Rabu, Kaushik memenangkan tiga medali emas Kejuaraan Muda U-8 Asia Timur pada 2022 dalam usia enam tahun.

Dalam tahun yang sama bocah ini juga menjadi Juara Dunia Cepat U-8.

Chess.com juga menyebutkan si bocah ajaib menghabiskan waktu tujuh jam setiap hari untuk bermain catur.

Meski lahir di India, Ashwath Kaushik menghabiskan enam tahun terakhir hidupnya di Singapura.

"Dia belajar sendiri, bermain bersama kakek-neneknya," kata sang ayah Kaushik Sriram yang mengaku heran karena keluarganya tak ada yang menggeluti catur.

"Saya bangga dengan permainan saya dan cara saya bermain, terutama karena saya sempat lebih buruk pada satu titik tetapi dari situ bangkit lagi," kata Ashwath kepada Chess.com setelah mengalahkan Jacek Stopa.

Namun bocah ajaib ini harus puas menuntaskan turnamen di Swiss itu pada posisi ke-12 setelah kalah dari Master Internasional Harry Grieve. (Ant)

Timnas India

Tak Berniat Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, India Bikin Dua Tim untuk Hadapi Timnas Indonesia dan Brasil

India dilaporkan belum berniat mengundurkan diri dari FIFA ASEAN Cup 2026. Partisipasi mereka diragukan seiring dengan pengumuman laga uji coba melawan Brasil.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut