JPNSC 2024, Bersama PAIFORI Targetkan Cetak Ribuan Praktisi Olahraga
- Istimewa
Direktur LSP KESOR (Lembaga Sertifikasi Profesi Kesehatan Olahraga), DR. dr. Leonardo Lubis, AIFO, M.Kes mengaku sangat bergembira akan hadirnya assessment program di Jakarta.
Menurutnya, melihat kemajuan penerapan ilmu pengetahuan & teknologi di bidang olahraga, maka para asesi diharapkan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat umum dalam bidang kesehatan olahraga ini.
“Para asesi yang telah tersertifikasi harus bisa mengimplementasikan ilmu – ilmu yang didapatkanya, tidak hanya bagi dirinya namun yang terpenting adalah kepada masyarakat umum, oleh karena itu diharapkan para peserta memahami betul posisinya dan motivasinya mengapa mengambil skema sertifikasi,” ujarnya.
DR. dr. Leonardo Lubis mengatakan, tujuan utama dari program skema sertifikasi ini adalah tanggung jawab bagi dirinya dan masyarakat umum yaitu, untuk menolong orang, dan untuk membuat orang merasa lebih baik, dan dalam tahun ini mereka menargetkan setidaknya 1.000 orang tersertifikasi.
“tanggung jawab para pemegang sertifikasi adalah mengimplementasikan apa yang sudah didapatkanya baik kepada dirinya dan juga kepada masyarakat umum lainnya, dan dalam 1 tahun ini kami menargetkan 1.000 orang praktisi kesehatan olahraga mampu tersertifikasi” ujarnya.
Sementara itu, dokter Indahwati salah satu asesi dalam program sertifikasi oleh JPNSC & LSP KESOR mengungkapkan dirinya sangat menunggu program sertifikasi ini, dan mengaku mengetahui program ini dari rekan sejawatnya yang berada di makasar.
“Kegiatan ini saya dapat dari teman saya di Makasar, sangat efektif karena disini cukup dengan 3 hari di yang lain perlu 4 hari untuk sertifikasinya, tapi esensinya tetap ada,” ungkapnya.
Permasalahan kesehatan olahraga, lanjutnya, sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya para pegiat olahraga, fisiknya, psikologinya, sampai kepada mekanisme pelatihanya.
Sertifikasi AIFO ini dikeluarkan oleh Ikatan Ahli Ilmu Faal Olahraga Indonesia dan disertifikasi oleh lembaga sertifikasi profesi dan diakui negara terdaftar resmi dalam Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
