Indonesia Siap Gelar Kejuaraan Berkuda Kelas Dunia FEI CSIs International Jumping Competition 2025
- Teuku Rifat Renanda Harsya / instagram
Berkaca dari hasil tahun lalu, Adinda yang juga Sekretaris Jenderal PP PORDASI, berharap para atlet Indonesia yang akan turun di ajang ini bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Jadikan event-event seperti ini kesempatan untuk showcase, menunjukkan keterampilan, prestasi dan kemampuan. Jadi harus diikuti dengan serius. Ini kesempatan yang besar, biasanya kami kalau mau mengikuti CSI1*, ini harus pertandingan ke luar negeri," harap Adinda.
"Harus maksimal dan mumpung di sini kan pakai kuda sendiri, kalau di luar negeri harus borrow horse (Kuda Pinjaman) kalau tidak punya kuda sendiri, jauh lebih susah bonding-nya," sambungnya.
Lebih lanjut, Adinda mengatakan ajang ini menjadi batu loncatan bagi atlet-atlet Indonesia untuk bisa mendapatkan jam terbang di level internasional.
Dengan desain lintasan yang berstandar dunia, para atlet Tanah Ait bisa mendapatkan pengalaman berharga sebagai modal jika terjun di multi-event, seperti Youth Olympic Games, SEA Games, dan Asian Games.
"Untuk hasil dari pertandingan ini, karena kami juga ada (atlet) junior, nanti ada Youth Olympic Games 2026. Roadmap yang terdekat adalah untuk SEA Games Bangkok 2025 dan Asian Games Tokyo 2026. Jadi pertandingan seperti ini sangat penting," jelas Adinda.
"Karena pertama rankingnya juga masuk langsung ke FEI, yang kedua, course atau kesulitan secara teknisnya sangat penting untuk atlet-atlet itu tahu secara teknis, sesulit apa ajang Internasional," tutupnya
