PP Pordasi Gelar Seleksi Kejuaraan Dunia Horseback Archery di Bali

Atlet panahan berkuda, Muhammad Yahya Ayyas
Sumber :
  • ANTARA/HO-Dokumen Muhammad Yahya Ayyas

VoxPop – Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) melalui Komisi Horseback Archery (HBA) melakukan proses seleksi atlet Indonesia di Bali menjelang Kejuaraan Dunia di Tennessee, Amerika Serikat, pada September mendatang. Kejuaraan ini menjadi momen penting untuk mempersiapkan atlet terbaik Indonesia di kancah internasional.

img_title Jelang PON 2028, FN Pordasi Pacu Fokus Benahi Keselamatan Joki Cilik di Sumba Barat

Ketua Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI, Deri Asta, menjelaskan seleksi untuk mewakili Indonesia ini juga merupakan kejuaraan Piala Bergilir Ketua Umum PP PORDASI, Aryo Djojohadikusumo. Dia berharap seluruh provinsi di Indonesia dapat mengirimkan atlet-atlet terbaiknya untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Meski menjadi proses seleksi untuk perwakilan Indonesia nantinya, penyelenggaraan event di Bali tidak hanya bertaraf lokal atau nasional.

img_title Teuku Rifat Tutup AEF/MANTENA Cup 2026 dengan Gelar Juara, Indonesia Tuai Pujian Internasional

Kejuaran ini juga mendatangkan atlet dan pihak mancanegara. Dengan formasi lengkap, tim PP PORDASI yang hadir akan mengecek berbagai fasilitas dan komponen pertandingan, untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan acara. Federasi bakal memastikan legalitas kuda di Bali hingga kesiapan venue, kuda, serta fasilitas pendukung lainnya telah siap.

"Agenda itulah yang menjadi fokus kita sesuai dengan kalender event yang kita bikin saat Rapat Kerja Nasional PP PORDASI pada 1 Februari 2025 lalu," terang Deri Asta di Jakarta, Rabu, 26 Februari 2025.

img_title Sukses Jadi Tuan Rumah, Indonesia Borong Prestasi di AEF/MANTENA Cup 2026

Untuk kesuksesan acara, Deri Asta menekankan pentingnya koordinasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) PORDASI Bali. Kerja sama banyak pihak diperlukan dalam memastikan kesiapan fasilitas, rute arena, dan kuda yang sesuai dengan regulasi internasional. 

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi olahraga, Indonesia siap bersaing di kancah internasional dan mengharumkan nama bangsa. Ketua Umum Perkumpulan Pemanah Berkuda (Perdana) Indonesia, Bandiono, mengungkapkan organisasinya turut menginisiasi Horseback Archery sebagai olahraga prestasi di bawah payung PP PORDASI. 

Dia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi olahraga, sangat penting untuk memajukan HBA di Indonesia. "Horseback Archery bukan hanya olahraga, tetapi juga warisan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan," ujarnya.

Ketua Pengprov PORDASI Bali, I Wayan Gede Suadnyana, menambahkan berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut kejuaraan ini. "Rencananya, venue event akan digelar di Biaung. Kami masih menunggu persetujuan dari PP PORDASI untuk memastikan kelayakan lokasi," ujarnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut