Skandal Olahraga, Chintya Candranaya Pesilat Sakti tapi Bohong

Pesilat wanita Indonesia, Chintya Candranaya
Sumber :
  • Instagram Chintya

Menariknya, Chinya lewat sang manajer tetap mengklaim jika yang dilakukan mereka adalah asli.

img_title Sumbang 4 Emas di SEA Games 2025, Menpora Siap Perjuangkan Pencak Silat Dipertandingkan di Asian Games

"Yang dimaksud editan itu seperti apa? Karena yang saya pahami video yang sudah diposting di youtube itu diedit terlebih dahulu," kata Anjar kepada VoxPop, Selasa 18 Agustus 2020.

“Konten-konten Chintya itu yang diposting hanya yang berhasilnya, meskipun banyak yang gagalnya juga. Cuma yang bisa saya utarakan adalah gerakan beladirinya semuanya asli," sambungnya.

img_title Ricuh di Arena Pencak Silat SEA Games 2025, Ofisial Malaysia Murka Usai Wakilnya Kalah dari Thailand

Hingga saat ini, tak ada titik temu antara pihak Chintya dan Beladiri Bersatu. Sparing yang diinginkan kedua kubu berbeda.

Yang dimaksud Chintya adalah sparing latihan bersama yaitu mengajak nama-nama yang dipilih di atas untuk melakukan apa yang selama ini ia pamerkan, seperti membengkokkan pipa besi, dan menendang pilar tembok. 

img_title Emas Perdana Pencak Silat Indonesia di SEA Games 2025 Dibuka dari Nomor Seni Beregu Putra

Dalam draft itu, Chintya juga mengajukan beberapa persyaratan. "Untuk Budi dan Rudy tiga menit nonstop, untuk Mustadi versus Ridho tiga menit nonstop, untuk saya dan Nirmala Oki lima menit nonstop," beber Chintya dalam Youtube-nya.

"Kemudian menendang tabung gas 12 kg lima ronde dan setiap ronde lima tendangan. Sparing dinyatakan selesai apabila ada pihak yang menyerah atau tidak bisa melanjutkan," sambungnya.

Chintya juga meminta Beladiri Bersatu untuk menanggapi draft tersebut dan sudah tiba di Lampung pada Selasa , 13 Oktober 2020. 

Photo :
  • Instagram Chintya Candranaya

"Jika memanjang hingga lama dan tidak dapat bertemu pada waktu yang ditentukan maka kami anggap tidak ada itikad baik untuk berdamai. 

Beladiri Bersatu sempat membalas draft itu. Tapi, menurutnya Chintya, perjanjian yang diajukan Suwardi cs tidak melibatkan pihaknya dan dibuat tidak menimbang pengajuan perjanjian yang mereka tawarkan.

Dalam balasan itu, Beladiri Bersatu telah menyusun nama-nama yang akan berduel. Di antaranya Chintya menghadapi Linda Darrow, Mustadi menghadapi Agus Setiawan Jaya (guru Chintya), Suwardi vs Ridho, Rudy vs Budi, dan Tibenk Aditya vs Anjar Weni.

Selain itu, Beladiri Bersatu juga meminta jika tim Chintya kalah, harus mengakui semua video yang dianggap real adalah editan dan rekayasa.

Kemudian, setelah sparing, Beladiri Bersatu akan mencoba mengikuti kemampuan tim Chintya untuk menendang pilar dan pipa besi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut