Knockout: Tragedi Mengerikan Petinju Calon Juara Lumpuh Total
- Irish Mirror
Baru lah wasit menghentikan duel karena pelanggaran yang dilakukan. Dokter sempat memeriksanya, dan memperbolehkannya berduel kembali. Seakan-akan nasibnya telah digambarkan menjadi tragis.
Ronde kesembilan, William terus menyerang belakang kepalanya lagi dan Colon jatuh 2 kali. Tim Colon pun memutuskan menghentikan laga dengan melepaskan sarung tinju Colon. Wasit memutuskan Colon kalah dengan diskualifikasi.
Saat menuju locker room, Colon merangkul ibunya dan muntah tak karuan lalu pingsan. Colon dilarikan kerumah sakit dan dinyatakan mengalami pembekakan otak, dia kemudian koma selama 221 hari.
Setelah 221 hari, Colon tersadar namun dia bukan dirinya lagi. Colon lumpuh total dan hanya bisa menggerakan mata dan alisnya saja.
Orang tua Colon menuntut pada promotor dan tim medis yang tak becus di tragedi Oktober 2015 itu. Hingga sekarang kasus itu berlanjut.
Williams sendiri mengambil waktu 2 tahun sampai akhirnya bertanding lagi. Dia mengaku menyesal atas tragedi tersebut. "Hati saya hancur, saya berdoa untuknya setiap hari agar dia bisa pulih. Saya tidak bisa menikmati kemenangan ini, saya khatir dengan dirinya," kata Williams, seperti dilansir Los Angeles Times.
