Penuh Haru, Valentino Rossi Pamitan Jelang MotoGP Valencia

Valentino Rossi.
Sumber :
  • ANTARA/AFP/Jose Jordan

Musim 2020 menyaksikan Rossi finis peringkat ke-15 di klasemen pembalap, hasil yang mengejutkan bagi seorang pmebalap yang belum pernah finis di luar sepuluh besar sejak debutnya pada 1996. Dia akan menjalani balapan finalnya berstatus pebalap peringkat 20 di klasemen.

img_title Kabid ESDM Jatim Jadi Tersangka Baru Kasus Pungli Perizinan Rp1,33 Miliar

Perseteruan di trek

Menilik dekade pertama dari abad ini, Rossi dicintai para fan karena tahu bagaimana menyajikan balapan yang menghibur dan memiliki segala persiapan dan latihan untuk membawa dirinya ke podium.

img_title Nekat Beraksi Pakai Senpi Rakitan, Residivis Curanmor di Bogor Akhirnya Ditangkap

Kemudian tiba pendatang baru Marc Marquez asal Spanyol, yang memenangi titel pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019, menggantikan Rossi sebagai bintang baru MotoGP.

Ambisi besarnya untuk menang telah membuat Rossi terlibat sejumlah perseteruan. Rossi tak akur dengan kompatriot senegara Max Biaggi, yang ia kalahkan dalam perebutan titel 2001.

img_title KPK Tahan Anggota DPRD Jatim Moch Mahrus, Diduga Suap Anwar Sadad Demi Dana Hibah Rp83,4 M

Marc Marquez (kiri) dan Valentino Rossi.

Photo :
  • MotoGP

Kemudian ia terlibat rivalitas yang intens dengan pembalap Spanyol Jorge Lorenzo, rekan satu timnya di Yamaha. Rossi belum pernah memenangi titel lagi, namun finis runner-up dalam tiga musim beruntun. Lorenzo mengalahkan Rossi di balapan pemungkas musim 2015.

Pada 2014 dan 2016, Rossi juga harus mengakui dominasi Marquez sebelum hubungannya dengan pembalap Honda itu memanas pada 2018.

Setelah Rossi memenangi balapan pembuka musim, Marquez membuat sang pembalap Italia jatuh saat balapan kedua di Argentina. Kedua pembalap baru berdamai satu tahun berselang.

Yellow Army

Menjadi pribadi yang suka bicara, lucu dan berkarisma, Rossi tahu bagaimana membuat dirinya populer dengan karakteristiknya itu. Dia menghentikan motornya di pinggir trek untuk "kencing" di pinggir trek, menarik perhatian dengan livery helm bertemakan viagra, dan mengenakan rambut palsu nan flamboyan ketika merayakan kemenangan.

Para fan yang mengenakan warna favorit sang pembalap yaitu kuning cerah, atau mengibarkan bendera bernomor 46, mengakui kepandaian Rossi membangun imej di balapan.

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi.

Photo :
  • Instagram/@valeyellow46

Meski keriput di wajah mulai tampak, Rossi masih terlihat tak berbeda, dengan senyuman khas dan mata birunya. Rambut coklat bergelombang, yang sesekali dicukur habis, telah nampak kembali. Bahasa Inggrisnya masih dibalut dengan aksen Italia.

Sebagai investasi masa depan, Rossi telah membangun Akademi VR46, dan tim VR46 miliknya akan debut di MotoGP tahun depan sebagai tim satelit Ducati.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut