Red Bull Dinyatakan Melanggar Cost-Cap F1 Musim Lalu dan Kecurigaan Ferrari

Pembalap Red Bull Sergio Perez di F1 GP Singapura
Sumber :
  • AP Photo/Vincent Thian

VoxPop Sport – Red Bull Racing dinyatakan telah melanggar cost-cap (batas pengeluaran) yang telah ditetapkan untuk tim-tim F1. Tapi kategori pelanggarannya adalah ringan.

img_title Belasan Tahun Terbaring Koma, Begini Kabar Terbaru Legenda F1 Michael Schumacher

FIA mengkonfirmasi jika Red Bull telah melanggar cost-cap 145 juta dolar AS (Rp2,2 triliun) di musim lalu. Tapi kelebihannya kurang dari lima persen.

"Administrasi cost-cap FIA mencatat bahwa semua kontestan bertindak setiap saat dengan itikad baik dan kerja sama selama proses berlangsung," demikian pernyataan resmi FIA.

img_title Terpopuler: Mobil Baru vs Bekas Rp150 Juta, Model yang Sulit Turun Harga, dan Rahasia Tunggangan Kimi Antonelli

Meski sudah menyatakan Red Bull bersalah, namun FIA belum mengumumkan hukuman yang akan diberikan. Tapi sejumlah kemungkinan telah dimunculkan.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen

Photo :
  • AP Photo/Darko Bandic
img_title Kimi Antonelli Menang F1 Monaco GP, Ternyata Mobilnya Pakai Ini

Mengutip Crash, Red Bull bisa saja mendapat hukuman dari yang ringan sampai berat. Seperti teguran secara publik, pengurangan poin konstruktor, atau pengurangan jatah waktu pengujian.

Jika pengurangan poin dan jatah waktu pengujian yang diterima oleh Red Bull, tentu saja itu akan merugikan.

Kecurigaan Ferrari

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc Kualifikasi F1 GP Belanda 2022

Photo :
  • AP Photo/Peter Dejong

Team Principal Ferrari, Mattia Binotto mengutarakan kecurigaannya terkait dengan laporan FIA mengenai cost-cap. Karena laporan ke publik sempat ditunda.

"Menarik untuk melihat bahwa butuh waktu lama untuk mengeluarkannya, karena sudah jatuh tempo beberapa hari lalu," kata Binotto.

"Kenapa begitu lama? Tentu saja karena ada diskusi di belakang yang cuma memberikan, izinkan saya mengatakan, kebenaran fakta bahwa ada desas-desus dan spekulasi tentang mungkin yang melanggar," imbuhnya.

Itulah yang kemudian membuat Binotto menyebut ada diskusi lebih dulu terkait cost-cap ini sebelum diumumkan kepada publik.

Rio Haryanto

Apa Kabar Rio Haryanto? Pebalap Indonesia Pertama di F1 yang Kini Jadi Pengusaha Kaya

Pernah menjadi orang Indonesia pertama dalam balapan F1, pebalap Rio Haryanto kini beralih profesi dari atlet menjadi seorang pengusaha yang mengelola bisnis.

img_title
VoxPop.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut