Tes Pramusim MotoGP di Sepang: Francesco Bagnaia Menjanjikan, Marc Marquez Belum Optimal
- Instagram MotoGP
Ia juga mendapati laporan dari Bagnaia yang mengatakan mesin versi 2023 memiliki sejumlah keunggulan, namun masih ada satu kelemahan dibandingkan dengan GP22.
"Kami menyelesaikan tes ini saya rasa pada level yang sama dengan 2022, jadi saya senang, bisa rileks karena saya sedikit takut apabila tidak pada level yang sama," kata Bagnaia.
"Melihat peningkatan yang kami dapati hari ini, saya yakin motor baru kami memiliki potensi yang besar, terutama soal top speed dan juga mirip dengan 2022."
Rekan satu tim Bagnaia, Enea Bastianini menyelesaikan tugas pertamanya berseragam tim pabrikan di peringkat empat secara umum, 0,260 detik dari puncak.
Marc Marquez Belum Optimal
Juara dunia MotoGP enam kali Marc Marquez mengatakan Honda masih harus banyak berbenah karena masih tertinggal jauh dari rival-rivalnya, namun pebalap Spanyol itu cukup puas dengan kondisi fisiknya pascaoperasi.
"Motor ini punya potensi lebih baik dari tahun lalu, tapi pabrikan-pabrikan lain juga melakukan perbaikan, inilah balapan. Pada akhirnya kami berada di posisi yang sama," kata Marquez.
"Bagi saya hal terpenting di tes Malaysia adalah kondisi fisik saya. Saya merasa baik, pastinya lengan mulai terasa lemah dan lelah, itu normal karena target kami adalah agar siap untuk Portimao pada akhir Maret nanti.
"Tapi saya mampu membalap dengan cara normal, konstant, bahkan saya berencana untuk melaju jangka panjang tapi hujan turun."
Di kubu Yamaha, Quartararo belum bisa tenang merampungkan tes Sepang mendapati gap dengan rival-rivalnya yang terlalu lebar.
Sang pebalap Prancis finis P17 hari ini dengan catatan 1:58,897 atau terpaut satu detik dari catatan Marini.
Quartararo mengirim sinyal jelas bahwa Yamaha harus meningkatkan kecepatannya untuk time attack meski ia mendapati peningkatan top speed yang cukup signifikan dari mesin 2023.
"Gapnya terlalu besar dalam time attack, khususnya, tapi kecepatan saat balapan saya merasa cukup kuat," kata Quartararo.
"Tapi apabila Anda tidak bisa kualifikasi dengan bagus, Anda tidak dapat bertarung untuk menang apalagi di lima besar.
"Itu yang akan kami coba pecahkan di Portimao, yaitu meningkatkan kecepatan satu lap."
