Fakta Penting Kevin/Marcus dan Kutukan Tahta Juara Indonesia Open

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Sumber :
  • PBSI

VoxPop – Sektor ganda putra Indonesia Open 2019 bakal menjadi tumpuan tuan rumah untuk bisa meraih gelar juara di turnamen termahal di dunia ini.

img_title Resmi Tutup Kejuaraan Badminton Kapolri Cup 2026, Kapolri Komitmen Dukung Prestasi Atlet Nasional

Jika dilihat dari kualitas pemain yang diturunkan di sektor ini, tentu saja banyak yang yakin tahta juara ganda putra Indonesia Open bakal bisa dipertahankan RI.

Lihat saja nama-nama ganda putra RI, mulai dari juara bertahan Indonesia Open 2018, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon juara All England Open 2019, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan juara Swiss Open 2019, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

img_title Atlet Muda Indonesia Dominasi Turnamen Bulu Tangkis Asia Tenggara

Namun, ada hal yang benar-benar harus diperhatikan PBSI. Hal itu tentang kondisi The Minions, apakah pemegang ranking 1 dunia ini masih bisa mempertahankan gelar juara Super 1000 itu?

Sepakterjang Kevin/Marcus di tahun 2019 ini memang cukup baik. Terbukti, mereka sudah meraih dua gelar juara Super 500 secara beruntun, Indonesia Masters dan Malaysia Masters.

img_title Jonatan Christie Dua Kali Tumbang dari Wakil kanada Victor Lai, Jojo Ungkap Masalah yang Bikin Sulit Menang

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Hanya saja Kevin/Marcus kehilangan gelar juara BWF Super 1000 yang pernah direbutnya tahun 2018. Mereka gagal mempertahankan gelar juara All England Open 2019. Dan ironinya, mereka harus tersingkir dari turnamen bulutangkis tertua di dunia itu di laga perdana oleh juara dunia 2017, Liu Cheng/Zhang Nan.

Kekalahan di  All England Open 2019 terlihat membuat Kevin/Marcus sangat terpukul. Walaupun akhirnya gelar juara di turnamen itu bisa dibawa pulang ke Indonesia lagi oleh senior mereka, Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan.

Bukti Kevin/Marcus sangat terpukul dengan kekalahan itu terlihat dari penampilan mereka di beberapa turnamen berikutnya. Mereka belum bisa lagi naik ke podium juara mulai dari Malaysia Open, Singapore Open dan Badminton Asia Championships.

Jika berkaca pada musim turnamen tahun 2018, tentu saja ada penurunan gelar yang dialami Kevin/Marcus. Tahun menjelang Indonesia Open digelar, mereka sudah meraih 3 tahta juara. 2 gelar BWF Super 500, yakni Indonesia Masters, India Open dan 1 gelar BWF Super 1000, All England Open.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Indonesia Open 2019 tentunya berbeda dengan tahun sebelumnya, kekalahan Kevin/Marcus di All England Open 2019 bakal menjadi pembakar semangat bagi raksasa-raksasa bulutangkis dunia lainnya untuk merampas tahta juara yang kini diduduki Kevin/Marcus. Di satu sisi diharapkan Kevin/Marcus tidak dilanda trauma atas kehilangan 1 gelar juara BWF Super 1000.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut